Pidato Pungki : PENTINGNYA EMPAT BERBANGSA DAN BERNEGARA

PENTINGNYA EMPAT BERBANGSA DAN BERNEGARA DALAM MEMBANGUN KARAKTER PEMUDA INDONESIA

Assalamualaikum wr.wb

Yang terhormat,

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT atas karunia yang telah Ia berikan sehingga perlombaan pidato bahasa inggris hari ini dapat berlangsung dengan baik. Tak lupa kita panjatkan shalawat dan salam kepada Nabi besar muhammad SAW yang telah membawa kita dari alam kegelapan menuju alam yang terang benderang.

Saya mengucapkan terima kasih kepada (Master of ceremony) telah memberikan waktu untuk menyampaikan pdato dihadapan penonton. Hari ini adalah kesempatan yang baik untuk saya menyampaikan pidato bertema Peningkatan Karakter Pemuda Dalam Mewujudkan NKRI Unggul dengan Subtema Pentingnya empat Pilar Berbangsa dan Bernegara Dalam Membangun Karakter Pemuda Indonesia,

Dewasa ini bangsa indonesia sedang mengalami krisis multidimensi, akibat dari perubahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemuda merupakan aset bangsa yang memiliki fungsi yang sangat strategis. Banyak sekali peran-peran yang bisa diemban oleh seorang pemuda sampai Bung Karno mengatakan beri aku 10 pemuda maka aku akan mengguncang dunia. Peran pemuda yang sedemikian besar itu juga menghadang dan menghancurkan karakter sejati jiwa-jiwa muda yang senantiasa selalu maju dan bergerak dalam hal positif menjadi pemuda yang cenderung melakukan sesuatu yang negatif.

Karakter adalah nilai-nilai yang khas-baik yang terpatri dalam diri dan terejawantahkan dalam perilaku. Karakter bangsa adalah kualitas perilaku kolektif kebangsaan yang khas-baik yang tercermin dalam kesadaran, pemahaman, rasa, karsa, dan perilaku berbangsa dan bernegara. Pembangungan karakter bangsa adalah upaya kolektif-sistemik suatu negara kebangsaan untuk mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang sesuai dengan dasar dan ideologi, konstitusi, haluan negara, serta potensi kolektifnya dalam konteks kehidupan nasiaonal, regional dan global yang berkeadaban untuk membentuk bangsa yang tanggu, komprtitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergotong royong, patriotik, dinamis, berbudaya dan berorientasi ipteks berdasarkan pancasila dan dijiwai oleh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Berbagai fenomena bermunculan seiring semakin menipisnya realisasi nilai-nilai yang terkemas dalam empat pilar kebangsaan. Keempat pilar yang dimaksud adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

1. Pancasila

Pancasila merupakan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Memilik fungsi yang sangat fundamental bagi negara dan bangsa Indonesia dalam pembangunan karakter bangsa. Berkarakter pancasila berarti manusia dan bangsa indonesi memiliki ciri dan watakreligius, humanis, nasionalis, demokratis, dan mengutamakan kesejahteraan rakyat.

2. Undang-Undang Dasar 1945

Nilai-nilai luhur Pancasila tertuang dalam norma-norma yang terdapat dalam Pembukaan dan Batang Tubuh UUD 1945, selain Batang Tubuh UUD 1945 terdapat norma-norma konstitusional yang mengatur sistem ketatanegaraan dan pemerintahan indonesia, pengaturan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia, identitas negara, dan pengaturan tentang perubahan UUD 1945 yang semuanya itu perlu dipahami dan dipatuhi oleh warga negara indonesia, oleh karena itu dalam pengembangan karakter bangsa, norma-norma konstitusional UUD 1945 menjadi landasan yang harus ditegakkan untuk kukuh berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)

Rasa cinta terhadap tanah air (patriotisme), pengembangan sikap demokratis dan menjunjung tinggi HAM sebagia bagian dari pembangunan karakter harus diletakkan dalam bingkai menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa (nasionalisme), bukan untuk memecah belah bangsa dan NKRI.

4. Bhineka Tunggal Ika

Semboyan Bhineka Tunggal Ika bertujuan menghargai perbedaan/keberagaman, tetapi tetap bersatu dalam ikatan sebagai bangsa Indonesia, bangsa yang memiliki kesamaan sejarah dan kesamaan cita-cita untuk mewujudkan masyarakat yang Adil dalam kemakmuran dan Makmur dalam Keadilan dengan dasar negara Pancasila dan dasar konstitusional UUD 1945.

Berdiri kokohnya NKRI pada kahirnya tergantung apakah kita sebagai pemuda masih menggunaka empat pilar kebangsaan. Pembangunan karakter bangsa haruslah dalam arah yang berkesesuaian yang bernafaskan pancasila, yang konstitusional, dalam kerangka NKRI, dan untuk menjamin keanekaragaman budaya, suku bangsa, dan agama. Jika salah satu fondai pilar tidak dijadikan pegangan, karakter bangsa yang dicita-citakan sekedar wacana dan angan-angan belaka. Kita adalah generasi muda dan seorang mahasiswa, mulailah tanamkan dalam diri nilai-nilai empat pilar kebangsaan dan bernegara dan tunjukkan pada dunia kita dapat mewujudkan Negara Kesatuan republik Indonesia (NKRI) unggul. Dont let us miss tomorrow, lets contribute and do the best for our beloved country now and forever. Thas all my speak, thank you very much for your nice attention, forgive me if any mistake and the last I say Wassalamualaiku Wr.Wb.