Pidato Dea : Puji Syukur Kita Panjatkan Kepada Kehadirat

Assalamualaikum wr.wb.

Puji syukur kita panjatkan kepada kehadirat Allah SWT., atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga kita bisa berkumpul di hari yang cerah ini. Serta shalawat dan salam tetap tercurahkan untuk nabi kita Muhammad SAW.

Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan pidato yang bertema tentang lingkungan. Pidato ini saya ambil berdasarkan survey yang telah saya lakukan terhadap lingkungan yang semakin hari semakin tercemar. Semoga pidato ini dapat menggugah kesadaran kita betapa pentingnya untuk merawat lingkungan.

Sadar atau tidak, selama hidup ini kita selalu hidup berdampingan dengan lingkungan. Kita minum air dari sumber yang disediakan oleh alam. Begitu juga dengan udara dan makanan. Lingkungan memiliki pengaruh yang besar terhadap hidup kita, oleh karena itu baik atau buruknya lingkungan juga mempengaruhi baik dan buruknya kehidupan kita.

Beberapa tahun lalu mungkin kita masih dapat merasakan udara yang segar dan sejuk di daerah Malang, juga lalu lintas yang tidak sepadat sekarang, dan polusi udara yang masih tidak menyakiti paru paru kita.

Namun sekarang, dapat anda rasakan sendiri bagaimana panasnya udara di Kota Malang ini. Juga lalu lintas yang sangat padat karena banyaknya kendaraan menyebabkan polusi udara semakin meningkat. Juga semakin banyaknya sampah-sampah yang dibuang ke dalam sungai semakin membuat lingkungan kita menjadi kotor dan kumuh. Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya sendiri masih perlu ditingkatkan lagi. Tidak hanya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan, sarana prasarana dari pemerintah juga dibutuhkan untuk mendukung aktivitas menjaga lingkungan ini.

Hadirin sekalian, pidato saya ini hanyalah sebagian kecil motivasi untuk menjaga lingkungan. Keberhasilan upaya menjaga lingkungan ini juga dikarena kemauan dari diri anda sendiri. Jadi, mari mulai sekarang kita lestarikan lingkungan bersih kita agar hidup sehat dan bersih. Sekian saja pidato dari saya, terimakasih atas perhatiannya dan mohon maaf apabila ada salah kata.

Dea Naila Rifda (9c/07)