NASKAH PIDATO Versi 10

NASKAH PIDATO

Tema Kejujuran dimulai dari diri sendirig

Assalamualaikum wr.wb.

Yang saya hormati, Bapak Kepala MAM 1 Sumberrejo

Yang saya hormati, Bapak/Ibu Guru MAM 1 Sumberrejo beserta Staff Tata Usaha

Serta teman-teman yang saya banggakan

 

Marilah kita bersama sama memanjatkan rasa puji syukur kita ke hadirat Allah SWT karena berkah dan karunia-Nya kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat di hari yang cerah ini.Dan tidak lupa kita aturkan salam kepada Rosulullah SAW beserta sahabat dan keluarganya yang telah menjadi teladan yang terbaik untuk umat islam.

Terima kasih saya ucapkan kepada teman-teman yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk hadir dalam pertemuan ini.

Teman-teman yang berbahagia, Berbicara mengenai kejujuran. Apakah kejujuran itu? Kejujuran merupakan tanda bukti yang menentukan kadar keimanan dalam diri seseorang. Kejujuran pula yang menjadi nilai dari harga diri kita. Seseorang akan menghargai dan menghormati kita ketika kita melakukan sebuah kejujuran, dan sebaliknya seseorang akan merendahkan bahkan menghina kita ketika kita mencoreng nilai-nilai kejujuran.

Teman-teman yang berbahagia, orang yang mengaku-ngaku dirinya mukmin ialah orang yang pasti memiliki perilaku jujur. Jikalau tidak jujur, berarti keimanannya perlu disangsikan. Orang semacam itu adalah orang yang rasa keimananya sedang dihinggapi sebuah penyakit yang dinamakan munafik.

Teman-teman yang berbahagia, sebagaimana kita ketahui bahwa orang munfik itu adalh orang yang bermuka dua, yang berbicara ya diluar namun didalam berbicara tidak. Teringat sebuah kisah atu lebih tepatnya hadist yang diriwayatkan oleh Imam Malik dalam kitabnya Al-Muwaththa, yang menceritakan seorang sahabat yang tengah mengajukan berbagai pertanyaan kepada Rosulullah SAW. apakah mungkin orang mukmin itu pelit?tanya sahabat, kemudian Rosul menjawab mungkin saja, kemudian ia bertanya lagi apakah mungkin orang mukmin itu pengecut? dan rosul menjawab mungkin saja. Dan yang terkhir sahabat tersebut bertanya apakah mungkin seorang mukmin itu berbohong?dan dengan tegas Rosul menjawab tidak.

Teman-teaman yang berbahagia, pelajaran apa yang bisa kita bersama petik dari hadist tersebut?. Sangatlah jelas bahwa hadist tersebut secara langsung ataupun tidak langsung telah mengajarkan kita untuk tidak berbohong dalam semua bidang. Maksudnya di semua lini kehidupan kita haruslah ditanamkan benih-benih kejujuran. Mulai dari hal kecil seperti saat kita lagi makan di kantin sekolah, kita harus jujur, kita ambil ini-itu dan membayar sesuai dengan harga yang telah ditentukan jangan berbohong. Jika kita tidak jujur dalam hal yang sepele seperti demikian dapat dipastikan kita ketika kita memegang sebuah kekuasaan yang menyilaukan mata, kita akan menggunakan kekuasaan tersebut dengan semau kita, dan itulah yang terjadi dengan negara kita ini yang tak habis-habisnya masalah korupsi yang diakibatkan oleh ketidak jujuran oknum-oknum tertentu dalam mengendalikan kekuasaanya.

Teman-teman yang berbahagia, kejujuran merupakan pangkal semua dari perbuatan baik seseorang. Tidak ada perbuatan dan ucapan baik kecuali kejujuran. Oleh karena itu Allah SWT memerintahkan kepada semua orang mukmin untuk berkata jujur. Dalam QS Al Ahzab: 70 Allah SWT berfirman yang artinya hai orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan jujur dan benar

Teman- teman yang berbahagia kejujuran merupakan tiang agama, sendi akhlak, dan poko rasa kemanusiaan manusia.tanpa kejujuran, agama akan roboh, akhlak tidak akan pernah sempurna,dan seorang manusiatidak akan menjadi manusia sempurna tanpa kejujuran. Disinilah pentingnya sebuah nilai kejujuran di berbagai bidang kehidupan.

Teman- teman yang berbahagia, sebagai penutup, Rosulullah SAW telah bersabda:tetap berpegang eratlah dalam kejujuran. Walau kamu seakan-akan melihat kehancurandalam berpegang teguh pada kejujuran, tapi yakinlah bahwa di dalam kejujuran itu terdapat keselamatan (HR Abu Dunya)

Sekian pidato dari saya, jika ada perkataan yang menyinggung hati teman-teman saya minta maaf.

Akhiru kalam fasta bikhul khairat

Wasalamualaikum wr.wb.

NASKAH PIDATO

Tema Kejujuran dimulai dari diri sendiri

Assalamualaikum wr.wb.

Salam Sejahtera buat kita semua!

Dewan yuri yang saya hormati, dan teman-teman peserta lomba yang saya banggakan

 

Marilah kita bersama sama memanjatkan rasa puji syukur kita ke hadirat Allah SWT karena berkah dan karunia-Nya kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat di hari yang cerah ini.Dan tidak lupa kita aturkan salam kepada Rosulullah SAW beserta sahabat dan keluarganya yang telah menjadi teladan yang terbaik untuk umat Islam.

Dewan yuri yang budiman, tpada kesempatan ini ijinkan saya akan menyampaikan uraian saya mengenai Kejujuran adalah segalanya.

Teman-teman yang berbahagia, Berbicara mengenai kejujuran. Apakah kejujuran itu? Kejujuran merupakan tanda bukti yang menentukan kadar keimanan dalam diri seseorang. Kejujuran pula yang menjadi nilai dari harga diri kita. Seseorang akan menghargai dan menghormati kita ketika kita melakukan sebuah kejujuran, dan sebaliknya seseorang akan merendahkan bahkan menghina kita ketika kita mencoreng nilai-nilai kejujuran. Seseorang akan selamat dan sukses karena kejujuran, dan sebaliknya seseorang akan celaka dan sengsara karena tidak jujur.

Teman-teman yang berbahagia, orang yang mengaku-ngaku dirinya mukmin ialah orang yang pasti memiliki perilaku jujur. Jikalau tidak jujur, berarti keimanannya perlu disangsikan. Orang semacam itu adalah orang yang rasa keimananya sedang dihinggapi sebuah penyakit yang dinamakan munafik.

Teman-teman yang berbahagia, sebagaimana kita ketahui bahwa orang munfik itu adalh orang yang bermuka dua, yang berbicara ya diluar namun didalam berbicara tidak. Teringat sebuah kisah atu lebih tepatnya hadist yang diriwayatkan oleh Imam Malik dalam kitabnya Al-Muwaththa, yang menceritakan seorang sahabat yang tengah mengajukan berbagai pertanyaan kepada Rosulullah SAW. apakah mungkin orang mukmin itu pelit?tanya sahabat, kemudian Rosul menjawab mungkin saja, kemudian ia bertanya lagi apakah mungkin orang mukmin itu pengecut? dan rosul menjawab mungkin saja. Dan yang terkhir sahabat tersebut bertanya apakah mungkin seorang mukmin itu berbohong?dan dengan tegas Rosul menjawab tidak.

Teman-teaman yang berbahagia, pelajaran apa yang bisa kita bersama petik dari hadist tersebut?. Sangatlah jelas bahwa hadist tersebut secara langsung ataupun tidak langsung telah mengajarkan kita untuk tidak berbohong dalam semua bidang. Maksudnya di semua lini kehidupan kita haruslah ditanamkan benih-benih kejujuran. Mulai dari hal kecil seperti saat kita lagi makan di kantin sekolah, kita harus jujur, kita ambil ini-itu dan membayar sesuai dengan harga yang telah ditentukan jangan berbohong. Jika kita tidak jujur dalam hal yang sepele seperti demikian dapat dipastikan kita ketika kita memegang sebuah kekuasaan yang menyilaukan mata, kita akan menggunakan kekuasaan tersebut dengan semau kita, dan itulah yang terjadi dengan negara kita ini yang tak habis-habisnya masalah korupsi yang diakibatkan oleh ketidak jujuran oknum-oknum tertentu dalam mengendalikan kekuasaanya.

Teman-teman yang berbahagia, kejujuran merupakan pangkal semua dari perbuatan baik seseorang. Tidak ada perbuatan dan ucapan baik kecuali kejujuran. Oleh karena itu Allah SWT memerintahkan kepada semua orang mukmin untuk berkata jujur. Dalam QS Al Ahzab: 70 Allah SWT berfirman yang artinya hai orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan jujur dan benar

Teman- teman yang berbahagia kejujuran merupakan tiang agama, sendi akhlak, dan poko rasa kemanusiaan manusia.tanpa kejujuran, agama akan roboh, akhlak tidak akan pernah sempurna,dan seorang manusiatidak akan menjadi manusia sempurna tanpa kejujuran. Disinilah pentingnya sebuah nilai kejujuran di berbagai bidang kehidupan.

Teman- teman yang berbahagia, sebagai penutup, Rosulullah SAW telah bersabda:tetap berpegang eratlah dalam kejujuran. Walau kamu seakan-akan melihat kehancurandalam berpegang teguh pada kejujuran, tapi yakinlah bahwa di dalam kejujuran itu terdapat keselamatan (HR Abu Dunya)

Sekian pidato dari saya, jika ada perkataan yang menyinggung hati teman-teman saya minta maaf.

Akhiru kalam fasta bikhul khairat

Wasalamualaikum wr.wb.

Contoh Pidato bertema Kedisiplinan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.,

Ibu Guru yang saya hormati dan

Teman-teman sekalian yang saya sayangi.

                                            

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT, karena kita dapat berkumpul di sini dengan keadaan sehat. Saya juga mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya hari ini.

Adapun topik yang akan saya sampaikan adalah mengenai Merosotnya Tingkat Kedisiplinan Siswa. Sebagaimana kita ketahui, kedisiplinan itu memegang peranan penting dalam setiap sisi kehidupan. Mulai dari lingkup terkecil, yaitu dalam kehidupan keluarga sampai ke lingkup terbesar, yaitu kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas bagaimana tingkat kedisiplinan siswa pada umumnya. Sebagai contoh dapat kita perhatikan rendahnya tingkat kedisiplinan dalam belajar. Dimana dengan mudahnya kita sering melihat siswa yang tidak mengerjakan tugas sekolah, dan tidak mau mendengarkan nasehat guru, yang bermanfaat bagi mereka.

Contoh lain yang bisa kita perhatikan bagaimana dengan mudahnya pula kita bisa melihat siswa yang datang terlambat ke sekolah, padahal pihak sekolah telah mewanti-wanti siswa-siswinya agar selalu berdisiplin dengan tidak terlambat datang ke sekolah. Namun hal tersebut tidak dihiraukan oleh para siswa-siswi saat ini. Hal ini membuktikan bahwa kedisiplinan sudah mulai ditinggalkan oleh siswa-siswi akhir-akhir ini.

Ibu Guru dan teman-teman sekalian

Kalau kita perhatikan, sudah cukup banyak peraturan yang dibuat oleh pihak sekolah untuk menertibkan siswa. Hal tersebut menunjukkan bahwa kedisiplinan itu sangat diperlukan, tapi, tampaknya menegakkan kedisiplinan itu sendiri bukan merupakan upaya yang mudah. Namun demikian, upaya menegakkan  kedisiplinan menurut saya tetap harus dilakukan dan hal itu dapat dimulai dari diri kita sendiri sejak dini.

Jadi, kesimpulannya disiplin merupakan diri kita, dengan begitu kapanpun dan dimanapun kita berada, kita akan selalu menghargai waktu.

Saya berharap samoga materi yang saya sampaikan bermanfaat bagi teman-teman sekalian.

Demikian pidato ini saya sampaikan. Terima kasih atas perhatian Ibu Guru dan teman-teman, kurang dan lebihnya saya mohon maaf.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh

Alhamdulillah puji syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT. Tuhandan penguasa alam semesta,

Sholawat dan salam semoga senantiasa dicurahkan kepada junjungan alam yakni Nabi Muhammad SAW.

Yang terhormat ibi/ bapa guru juga rekan siswa-siswi sekalian, pada kesempatan kali ini saya akn mencoba mengulas tentang kedisiplian siswa.

Hadirin sekalian yang saya hormati, Sadar akan hakikatnya, setiap manusia Indonesia di muka bumi ini selalu berbuat untuk hal yang lebih baik. Untuk mengubah prilaku menuju ke hal yang lebih baik itu tidaklah semudah yang kita bayangkan. Perubahan itu melalui perjalanan yang panjang, berjenjang, dan berkesinambungan. Satu-satunya jalur yang dapat ditempuh yakni dengan pendidikan.

Siswa adalah orang yang terlibat langsung dalam dunia pendidikan. Dalam perkembangannya harus melalui proses belajar. Termasuk di dalamnya belajar mengenal diri, belajar mengenal orang lain, dan belajar mengenal lingkungan sekitarnya. Ini dilakukan agar siswa dapat mengetahui dan menempatkan posisinya di tengah-tengah masyarakat sekaligus mampu mengendalikan diri.

Sifat pengendalian diri harus ditumbuhkembangkan pada diri siswa. Pengendalian diri di sini dimaksudkan adalah suatu kondisi di mana seseorang dalam perbuatannya selalu dapat menguasai diri sehingga tetap mengontrol dirinya dari berbagai keinginan yang terlalu meluap-luap dan berlebih-lebihan. Berarti dalam sifat pengendalian diri tersebut terkandung keteraturan hidup dan kepatuhan akan segala peraturan. Dengan kata lain, perbuatan siswa selalu berada dalam koridor disiplin dan tata tertib sekolah. Bila demikian, akan tumbuh rasa kedisiplinan siswa untuk selalu mengikuti tiap-tiap peraturan yang berlaku di sekolah. Mematuhi semua peraturan yang berlaku di sekolah merupakan suatu kewajiban bagi setiap siswa.

Hadirin sekalian yang saya hormati, Masalah kedisiplinan siswa menjadi sangat berarti bagi kemajuan sekolah. Di sekolah yang tertib akan selalu menciptakan proses pembelajaran yang baik. Sebaliknya, pada sekolah yang tidak tertib kondisinya akan jauh berbeda. Pelanggaran-pelanggaran yang terjadi sudah dianggap barang biasa dan untuk memperbaiki keadaan yang demikian tidaklah mudah. Hal ini diperlukan kerja keras dari berbagai pihak untuk mengubahnya, sehingga berbagai jenis pelanggaran terhadap disiplin dan tata tertib sekolah tersebut perlu dicegah dan ditangkal.

Demikianlah uraian yang saya sampaikan, semoga ada manfaatnya bagi kita semua.

Terimakasih atas perhatianya

Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarokatuh

(Silahkan pilih contoh Mukodimah Pidato yang anda sukai)

Yang terhormat, bapak/ibu juri lomba pidato tingkat SMA
Yang saya hormati, bapak/ibu tamu undangan
Serta teman teman yang berbahagia

Kedisiplinan mungkin adalah momok bagi kita, jika kita tidak terbiasa melakukannya. Sebenarnya, banyak hal positif yang bisa kita ambil dari sikap disiplin diri yang kita miliki. Kehidupan kita akan lebih teratur, kebersihan terjaga, dan semua kegiatan kita akan lebih terarah.

Hadirin yang saya hormati, coba bayangkan jika kita tidak memiliki disiplin diri yang baik. Apalagi teman-teman sebagai pelajar, jika kita tidak memiliki disiplin diri, semua kegiatan kita akan berantakan, banyak tugas yang tidak terselesaikan, dan tidak bisa memanfaatkan waktu dengan baik untuk belajar, sehingga nilai akademik kita juga akan turun.

Hadirin sekalian yang berbahagia, sebenarnya ada berbagai macam cara yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan disiplin diri kita. Yang paling utama adalah menentukan target dan memerangi rasa malas. Kita juga bisa mengambil beberapa langkah kecil yang konsisten sebagai langkah awal kedisiplinan diri. Memang kita tidak besa melakukannya hanya dalam waktu sekejap saja. Menumbuhkan kedisiplinan diri memerlukan waktu yang lama dan konsisten. Kita berusaha agar kita tidak tergoda lagi untuk melakukan tindakan yang tidak disiplin. Hal-hal kecil ibu bisa kita mulai dari kegiatan sehari-hari dirumah. Misalnya bangun pagi pukul 5. Kita harus selalu berusaha bangun jam 5 stiap hari. Entah apa yang akan kita lakukan setelah itu, tidak jadi masalah. Kita bisa atur alarm jam untuk membantu kita melaksanakan hal itu.

Hadirin yang saya hormati, kebiasaan menunda pekerjaan juga merupakan salah satu kebiasaan yang tidak disiplin. Terlebih lagi, jika kita sebagai pelajar, kebiasaan kita menunda pekerjaan atau tugas sekolah akan merugikan diri sendiri. Jika waktunya sudah mepet, kita akan kesulitan untuk menyelesaikan tugas yang harus kita selesaikan. Kebisaan menunda-nunda ini sebaiknya segera kita atasi. Kita bisa membuat daftar pekerjaan yang akan kita selesaikan menurut skala prioritas. Kita harus menempatkan tugas yang harus secepatnya kita selesaikan pada daftar yang paling atas. Kemudian, mengurutkannya dengan prioritas selanjutnya. Dengan cara ini, kita bisa menyelesaikan tugas-tugas kita tepat waktu.

Hadirin sekalian yang saya hormati. Untuk membantu kita menumbuhkan rasa disiplin diri, kita perlu seseorang sebagai pembimbing kita, misalnya orang tua kita atau teman kita yang bisa kita percaya. Orang tua kita akan membantu kita untuk bersikap disiplin. Orang tua kita yang akan selalu untuk mengingatkan kita untuk bangun tepat waktu. Orang tua kita yang akan mengingatkan kita untuk selalu menjaga kebersihan, pulang sekolah tepat waktu, dan belajar setiap hari. Untuk teman kita di sekolah, kita bisa memintanya untuk membantu kita membuat daftar tugas yang harus kita selesaikan terlebih dahulu.

Hadirin yang saya hormati. Memang sulit untuk menjadi disiplin. Apalagi kita telah lama dimanjakan dengan banyak hal yang melenakan kita dan membuat kita nyaman dengan kebiasaan bermalas-malasan, misalnya kebiasaan menonton televisi dalam waktu yang lama. Kita bisa menghindarinya dengan cara membatasi waktu menonton TV. Usahakan untuk hanya menonton program acara yang bermanfaat. Untuk lebih melatih kedisiplinan kita, kita bisa membuat jadwal kita sehari-sehari dan menempelkannya, sehingga kita akan punya jadwal pasti untuk mengerjakan tugas, menonton TV, dan bermain.

Hadirin yang berbahagia. Hanya ini yang bisa saya sampaikan. Semoga kita bisa mengambil hikmahnya untuk meningkatkan disiplin diri kita lebih baik lagi. Terimakasih.

Akhir kata, wabilahi taufik walhidayah
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarokatuh

Contoh Ceramah Tentang Hari Akhir | Hari Qiyamat |

Assalamualaikum Wr Wb

Yang saya hormti bapak | ibu saudara yanga hadir pada hari ini.

Pertama tama marilah kita mangucap puja dan puji serta syukur limpahan Allah SWT. Yang mana berkat rahmat dan juag limpahan hidayahnyalah kita bisa berkkumpul di tempat ini dengan keadaan sehat walafiat. Tak lupa pula salawat berangkaikan salam kita hadiahkan kepada roh junjungan alam, yaitu nabi besar kita nabi Muhammad SAW.

Kali ini saya akan membahas tentang Hari Akhir / Hari Qiyamah

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang hari akhir lebih baik kita ktahui dulu apa sebenarnya pengertian hari akhir.

Sekarang ini kita hidup dialam dunia yang bersifat sementara, karena nantinya akan ada alam yang abadi yang disebut alam pembalasan. Alam akhirat ialah kehidupan yang akan abadi setelah kehidupan didunia ini atau disebut juga alam baka, sebagai kelanjutan dari kehidupan di dunia yang fana ini. Di akhirat atau alam akhir itulah Allah SWT akan memberikan balasan pahala pada setiap orang orang yang berbuat baik, dan balasan siksa pada setiap orang – orang yang berbuat jahat. Besar, kecil, berat dan ringannya pahala dan siksa yang akan diterima oleh seseorang itu sesuai dengan besar kecilnya amal kebaikan dan keburukan yang dilakukan Selma hidup didunia. Di alam inilah keadilan Allah SWT akan berlaku seadil-adilnya.

Setiap muslim wajib mengimani hari akhir, sebab dengan beriman kepada hari akhir setiap orang akan selalu berusaha untuk berbuat amal kebaikan sebanyak-banyaknya dan menjauhi segala perbuatan jahat, karena yakin bahwa segala amal perbuatanya didunia ini akan mendapat balasan dari Allah SWT seadil-adilnya.

Firman Allah SWT :

Artinya : Orang-orang yang beriman kepada apa yang diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang diwahyukan kepada para Rasul sebelum kamu dan mereka yakin kepada hari akhir. (Q.S. Al-Baqarah : 4)

Iman kepada hari akhir akan menjadi salah satu tenaga penbangkit dan pendorong seseorang kepada thaat dan inadah yang diridoi oleh Allah SWT.

Firman Allah :

Artinya : Bukanlah menghadapkan wajahmu kearah timur dan barat itu suatu kebaktian, akan tetapi sesungguhnya kebaktian ituadalah beriman kepada Allah dan hari akhir. (Q.S. Al-Baqarah : 177)

Apakah akan terjdi yang namanya  hari akhir?

Firman Allah :

Artinya : Sesingguhnya saat (Hari akhir) itu pasti datang, tidak diragukan lagi.

Firman Allah :

Artinya : Dan barang siapa yang kafir kepada Allah Swt, para MalaikatNya, Para KitabNya, Para RasulNya, dan hari kiamat, maka sesungguhnya orang – orang itu telah tersesat sejauh-jauhnya. (Q.S. An-Nisa ayat 136)

Berdasrkan ayat-ayat disebutkan di atas jelas bahwa hari akhir atau hari Qiyamat itu pasti terjadi. Apabila seseorang tidak meyakin hal tersebut maka seseoarng itu termasuk kadalam orang orang yang sesat.

Seorang muslim wajib beriman akan datangnya dan terjadinya hari akhir itu. Karena Allah sendiri yang telah memberitahukannya.

2. Tanda-tanda hari akhir

Tanda akan datangnya hari kiamat itu adalah sebagai berikut :

1. Diremehkannya ilmu agama. Dengan kata lain ilmu agama kurang diperhatikan walaupun oleh kaum muslimin sendiri.

2. Meratanya kebodohan dalam keagamaa, Dengan kata lain kaidah-kaidah dan hukum agama sudah tidak dimengerti dan tidak dipakai lagi.

3. Merajalelanya kemaksiatan. Misalnya seperti Perjudian, Perjinahan, minum minuman keras dsb.

4. Terjadinya kejahatan dimana mana di permukaan bumi. Misalmy sepertiPerampokan, Pembunuhan, Penganiayaan, Pemerkosaan, Penyalahgunaan Kekuasaan, serta Korupsi dll

5. Tidak sebandingnya antara jumlah laki laki dan perempuan Jumlah perempuan jauh lebih banyak dari pada laki laki

6. Banyaknya raja dan orang kaya yang berasal dari seorang pengembala.

7. Banyaknya orang yang mencari nama dengan cara bertelanjang didepan orang banyak.

Semua tanda yang sudah disebutkan diatas terdapat didua buah hadits riwayat Abu Hurairah dalam kitab karangan MOH. ABDAI RATHOMI yang berjudul HADZA YAUMUDDIN. Dan Masih banyak tanda-tanda lagi tentang datangnya hari kiamat.

Demikianlah artikel saya yang membahas tentang Contoh Ceramah Tentang Hari Akhir / Hari Qiyamat. Terima kasih semoga artikel tantang contoh cramah tentang hari kiamat ini akan berguna bagi anda. Wassalamualaikum Wr Wb.

POSTED ON 

0

langsung saja ini adalah contoh teks pidato (lebih tepatnya tugas pidato hehe). bagi yang sedang bingung mungkin post-an saya kali ini dapat menjadi bahan referensi.

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yang terhormat Ibu Budiyarti sebagai guru mata pelajaran Bahasa Indonesia. Serta teman-teman sekalian yang berbahagia.

Pertama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah swt. karena rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul di siang hari ini dalam keadaan sehat walafiat. Tak lupa shalawat serta salam selalu tercurah kepada junjungan kita nabi Muhammad saw. beserta keluarga dan para sahabatnya hingga akhir zaman.

 

Dalam kesempatan kali ini saya akan menyampaikan pidato mengenai Bahasa Menunjukkan Jati Diri Bangsa. Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Bangsa yang terbentuk dari beraneka ragam suku dan budaya. Dari keanekaragaman tersebut terciptalah jati diri yang membedakannya dari bangsa lain di dunia. Salah satu simbol jati diri bangsa Indonesia adalah bahasa, yang tak lain adalah Bahasa Indonesia. Seperti kutipan yang mengatakan Bahasa Itu Menunjukkan Bangsa. Kutipan tersebut menjelaskan bahwa cara masyarakat menggunakan bahasa menunjukkan cara berfikir mereka. Mengapa demikian? Karena bahasa merupakan hasil dari sebuah pemikiran.

 

Hadirin sekalian
Dalam era global seperti sekarang, jati diri suatu bangsa menjadi hal yang penting untuk dipertahankan agar bangsa kita tetap dapat menunjukkan keberadaannya diantara bangsa lain di dunia. Namun permasalahannya saat ini adalah masyarakat Indonesia seringkali menggunakan bahasa tidak pada tempatnya. Beberapa faktor yang mempengaruhi antara lain pengaruh globalisasi yang telah menyentuh semua aspek kehidupan hingga aspek bahasa. Banyak diantara kita yang menggabungkan Bahasa Indonesia dengan bahasa asing dalam berkomunikasi sehari-hari. Sehingga menyebabkan bahasa kehilangan identitasnya yang orisinil. Berikutnya yaitu sikap tak acuh dalam berbahasa Indonesia dan penggunaan bahasa asal nyambung. Sebagian orang beralasan menggunakan bahasa nyeleneh karena sebagai alat komunikasi, bahasa tidak perlu dipersulit penggunaannya. Hal tersebut mencerminkan sifat malas berpikir masyarakat Indonesia dalam mencari kata-kata yang benar. Dan lebih cenderung mengikuti bahasa yang pasaran.

Maka dari itu mulai sekarang kita semua sebagai generasi penerus bangsa harus melestarikan dan menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar guna membangun karakter dan jati diri bangsa. Seperti menanamkan sikap positif berbahasa yang akan membentuk karakter berbudi luhur.

Demikianlah yang dapat saya sampaikan. Terima kasih atas perhatian yang telah diberikan. Saya mohon maaf jika terdapat perkataan yang kurang berkenan.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Kusulam bendera merah putih dengan benang
Merah yang berani, putihnya yang suci
Tanggal 28 Oktober haruslah dikenang
Sebagai masa bangsa-bangsa jadi satu jatidiri

Gunung Talang, Gunung Kelimutu
Jaraknya jauh tapi sama berapinya
28 Oktober berbagai suku menyatu
Jadi satu, yakni bangsa Indonesia

Tanah Riau terkenal gurindam dua belas
Tanah Jawa terkenal seni wayangnya
Bersatu dari barat-timur menolong tertindas
Demi mewujudkan bangsa yang dicita-cita

Hutan lebat melimpah rusa
Melihat mereka mengundang rindu
Bahasa mencerminkan bangsa
Dengan bahasa marilah kita berpadu

Siti Aisyah menenun perca
Disusun-susunnya menjadi kain nan indah
Janganlah persatuan ini binasa
Jangan karena ego bangsa kita terpecah