Pidato : Penyebab Dan Dampak Permasalahan Lingkungan

Penyebab dan Dampak Permasalahan Lingkungan

YUSA HADIANTO XII IPS 1 / 37

YUSA HADIANTO XII IPS 1 / 37

Assalaamualaikum Wr. Wb

Yth. Ibu Titik Mahanani selaku guru bahasa indonesia,

Serta teman-teman yang saya banggakan.

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua.

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena limpahan rahmatNya sehingga kita dapat bertemu pada penilaian ujian praktik bahasa indonesia dalam keadaan sehat wal afiat tidak kurang suatu apapun. Pada kesempatan ini perkenankan saya menyampaikan pidato yang berjudul Penyebab dan Dampak Permasalahan Lingkungan.

Pertama-tama perlu kita ketahui apa yang dimaksud dengan lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan keadaan makhluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lainnya. Lingkungan hidup mempunyai arti penting bagi kehidupan, yakni sebagai tempat berinteraksinya makhluk hidup yang membentuk sistem jaringan kehidupan, tempat tinggal, dan tempat mencari makan.

Teman-teman yang saya sayangi.

Cobalah anda berfikir sejenak bila lingkungan tempat kita tinggal, bersekolah, dan mencari makan itu rusak. Tengoklah masalah kompleks yang terjadi pada negara kita akhir-akhir ini, contoh saja kebakaran hutan yang terjadi di Provinsi Riau dan sekitarnya. Apa yang diakibatkan dari masalah tersebut? Tidak hanya kerusakan hutan semata, pencemaran yang diakibatkannya sangatlah merugikan. Bayangkan bila anda tinggal di daerah Riau, Sumatera Utara dan sekitarnya. Tidak Hanya hitungan hari bahkan sampai berbulan-bulan anda akan tinggal dalam lingkungan yang tercemar dengan kabut asap. Pandangan terganggu, cerah sinarnya matahari tidak tampak, sesak di dada akan terasa setiap hari. Tidak hanya masalah kebakaran hutan dan akibatnya, coba anda pikirkan ketika anda, teman, saudara anda dan masyarakat di lingkungan sekitar anda yang dengan gampangnya mengalirkan sampah dan limbah ke sungai. Tidakkah anda memikirkan apa akibat yang terjadi setelah itu. Lihat saja di jakarta dan kota besar lainnya, banjir yang terjadi dan buruknya kualitas air di tempat tersebut. Siapa yang akan disalahkan? Bukan sepantasnya menyalahkan pemerintah apalagi Tuhan. Individu sendirilah yang seharusnya intropeksi diri melihat apa yang telah mereka perbuat terhadap alam ini.

Teman-teman sekalian.

Bukankah anda sekalian menginginkan keadaan dimana kalian merasakan lingkungan yang nyaman. Dimana udara yang terhirup segar, kota terhindar dari banjir, air bersih untuk kehidupan, dan tentunya lingkungan yang bersih. Memang masih sangat sulit untuk dikatakan bangsa kita adalah bangsa yang nyaman bila saja ibukota negara kita yang seharusnya nyaman, bersih dan tentram masih sering di landa musibah banjir. Bila saja daerah tepi hutan masih sering dilanda banjir dan tanah longsor. Dan daerah lainnya yang masih di landa masalah lingkungan lainnya.

Sahabatku yang berbahagia.

Kita sebagai generasi terpelajar, kita adalah pelajar yang terdidik, kita harus selalu bersikap baik, belajar, menjadi pribadi yang bijak, dan menghindari segala hal yang bersifat negatif, bahkan kalau perlu kita bisa menjadi panutan sekolah lain. Kita tidak boleh lupa terhadap tanggung jawab yang telah di amanahkan kepada kita untuk selalu menjaga dan melestarikan lingkungan. Dengan terjaganya lingkungan maka kita juga ikut membangun bangsa kita. Kita ingin menjadi bangsa yang maju tentunya juga membutuhkan lingkungan yang bersih dan nyaman.

Sebagai pelajar tentunya kita pernah mendengar hukum aksi reaksi yaitu hukum yang menyatakan bahwa dari setiap aksi pasti ada reaksi yang sepadan. Dengan kata lain untuk setiap tindakan maka pasti ada akibat. Kita misalkan, kita berbuat buruk pada lingkungan alam dan lingkungan apa yang kita dapat? Reaksi yang buruk pasti kita terima. Kita rusak hutan maka rusak lah kita sendiri. Dan dengan sebaliknya bila kita merawat, menjaga lingkungan dengan baik pasti tentunya kita mendapatkan reaksi yang baik juga, lingkungan yang nyaman, aman, dan bersih.

Untuk remaja segenerasi, marilah kita berbenah diri. Jagalah tempat lingkungan kita tinggal. Kita hidup di dunia ini hanyalah menumpang. Mari kita wujudkan harapan untuk menjunjung nama baik negara kita. Negara yang aman, makmur, tentram, dan tentunya bebas dari lingkungan kotor dan segala permasalahannya. Bersatulah demi terciptanya lingkungan yang berrsih di negara kita

Pesan saya untuk generasi kita beraksilah yang positif sehingga reaksi yang tercipta juga posisitif. Buktikan kita adalah generasi muda penerus bangsa yang bertanggung jawab

Ibu Titik Mahanani dan teman-teman yang saya banggakan,

Sekiranya cukup sampai disini pidato yang saya sampaikan. Untuk segala kesalahan dan tutur kata saya yang kurang berkenan di hati, baik yang di sengaja maupun tidak. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga pidato yang saya sampaikan bermanfaat untuk kedepannya. Sekian dan terima kasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb

Incoming search terms:

  • pidato tentang kabut asap
  • contoh pidato tentang kabut asap
  • pidato kabut asap
  • pidato tentang kebakaran hutan
  • contoh pidato kabut asap
  • pidato kebakaran hutan
  • Pidato tentang kebakaran
  • contoh pidato sebab akibat
  • pidato permasalahan
loading...