Naskah Pidato Kebangkitan Nasional

Marissa Sharon Caesaria. VII.8

NASKAH PIDATO KEBANGKITAN NASIONAL

Assalamualaikum Wr. Wb

Yang saya hormati ibu kepala sekolah, bapak dan ibu guru SMPN 12 Bekasi

Yang saya kasihi rekan-rekan pelajar saya dari kelas tujuh hingga kelas sembilan

Dan segenap staf SMPN 12 Bekasi

Mari kita panjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena sampai detik ini, kita masih diberikan nikmat-Nya, salah satunya kita tetap dapat berkumpul untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional tanpa kekurangan sesuatu apapun.

Saya akan memulai pidato pada hari ini dengan arti Kebangkitan Nasional. Apa sebenarnya arti kebangkitan nasional? Menurut saya,kebangkitan nasional berarti timbulnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan, timbulnya rasa nasionalisme, dan timbulnya semangat untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, yang sebelumnya tidak ada pada masa penjajahan Belanda dan Jepang.

Semangat untuk dapat bangkit ini dimulai pada tahun 1908, tepatnya pada tanggal 20 Mei, ketika Boedie Oetomo, sebuah organisasi pemuda yang didirikan oleh Dr. Sutomo, lahir. Pada hari Minggu, 20 Mei 1908, pada pukul sembilan, bertempat di salah satu ruangan STOVIA (sekolah kedokteran Batavia, yang sekarang menjadi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia), Dr. Sutomo menjelaskan gagasannya. Beliau mengatakan kalau masa depan Bangsa dan Negara berada di tangan pemuda-pemudi Indonesia.

Indonesia sangat sulit dipersatukan pada waktu itu karena kurangnya teknologi, komunikasi, dan informasi yang memadai. Transportasi juga menjadi masalah dalam mempersatukan bangsa dari Sabang hingga Merauke.

Dr. Sutomo berusaha keras menyebarluaskan gagasan persatuan seluruh bangsa Indonesia. Dan, hal itu dimulai dengan didirikannya Boedie Oetomo, sehingga bermuara pada tercetusnya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak suku, budaya, dan agama.Tetapi, karena keanekaragaman dan perbedaan-perbedaan kita, kita semakin bersatu.Wujudkanlah semboyan Indonesia, Bhineka Tunggal Ika. Berbeda-beda tetapi tetap satu.

Bapak, ibu, dan teman-teman yang saya cintai, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa Hari Kebangkitan Nasional adalah peringatan persatuan dan kesatuan kita. Mari kita mewujukan persatuan dan kesatuan di seluruh bangsa dan negara. Contohnya, kita menghargai agama orang lain. Marilah kita satu dalam perbedaan untuk memajukan bangsa tercinta ini.

Demikian penyampian gagasan saya. Saya memohon maaf apabila dari gagasan yang saya sampaikan ada hal atau perkataan yang tidak berkenan atau salah. Kiranya dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya.

Wassalamualaikum Wr.Wb