Konsep Pidato Moulid Nabi Muhammad.docx

Konsep pidato moulid Nabi Muhammad .SAW.

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Para hadirin sekalian yang berbahagia, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad saw, malam ini marilah kita terlebih dahulu mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT atas segala karunia nikmat dan hidayah-Nya hingga saat ini dapat bertemu pada tempat ini dalam keadaan sehat walafiat. Semoga atas kehadiran kita malam ini meraih ridho-Nya.

Yang kedua kalinya, mudah-mudahan sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi Besar Muhammad saw, dimana beliaulah yang telah menunjukan manusia dari jalan yang dimurkai oleh Allah menuju kedalam jalan yang di ridhoi-Nya, yaitu dengan agama islam.


Hadirin sekalian yang berbahagia, kita telah mengetahui bahwasanya Nabi Nabi Muhammad saw adalah merupakan pemimpin umat islam sedunia, uswatun hasanah dalam tingkah lakunya serta merupakan Sayyidul Mursalin demikian juga termasuk Sayyidul Arabiya. Bahkan Nabi Muhammad saw adalah sebagai contoh dalam mementingkan umatnya daripada mementingkan pribadinya sendiri. Mengenai hal ini lebih jelasnya marilah kita perhatikan sabdanya, yang artinya:


"Tidak dinamakan orang muslim yang sempurna yang dalam keadaan kenyang akan tetapi tetangganya mengalami kelaparan"


Dan sebagai contoh dalam kasih sayangnya terhadap anak-anak, orang yang lemah, dan demikian juga terhadap orang yang dalam keadaan sakit. Hal ini sesuai dengan sabdanya, yang artinya:

"Bahkan termasuk orang yang memiliki belas kasih kepada anak-anak dan tidak memuliakan kepada orang yang lebih tua"


Demikian juga Nabi Muhammad saw mau mendatangi terhadap orang Islam yang dalam keadaan lemah dan mau menengok orang yang sakit dan mengantarkan jenasahnya.
Demikian juga Nabi Muhammad saw juga sebagai contoh dalam mengangkat derajatnya wanita sesuai dengan sabdanya, yang artinya:


"Tidak ada orang yang memuliakan kaum wanita kecuali orang yang mulia budi pekertinya. Tidak ada orang yang menghormati kaum wanita kecuali orang yang rendah budi pekertinya."

Hadirin sekalian yang berbahagia. Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. Terima kasih atas perhatiannya. Mohon maaf atas segala kesalahannya, Wal Afwuminkum.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuhu