Pidato Maulid : Puji Syukur Kehadirat Allah Subhananu

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Puji syukur kehadirat Allah Subhananu Wata’ala dzat yang maha pengasih dan penyayang, berkat rahmatNya kita masih diberikan kesempatan untuk memperingati hari besar Maulid Nabi baginda Rasullullah Muhammad SAW.

Sholawat serta salam muda-mudahan selalu tercurahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW. yang telah menunjukkan kita jalan yang benar dan terhindar dari jalan yang sesat serta gelap gulita. Berkat bimbingan beliau kita sekarang berada pada jalan yang benar dan diridhoi.

Bapak/Ibu, para hadirin sekalian yang dimuliakan Allah SWT.

Pada Tanggal 12 Rabiul Awal 1434 H, bertepatan pada tangal 24 Januari 2013 Tahun Masehi kita segenap kaum muslimin merayakan hari besar kelahiran baginda Muhammad SAW.  Mari sebagai awal kita berkumpul disini kita niatkan sebagai momentum untuk mengenang jasa-jasa beliau dalam memperjuangkan umat Muslim untuk menuju jalan kebaikan yang diridhoi oleh Allah SWT. dengan cara meningkatkan rasa taqwa kita terhadap Allah SWT.

Bapak/Ibu, para hadirin sekalian yang dimuliakan Allah SWT.

Kali ini kami akan memberikan sedikit risalah mengenai lembaran sejarah perayaan Maulid Nabi yang disebarkan oleh Wali Songo sebagai sarana Dakwah yang bisa kita ambil saripatinya untuk senantiasa kita teladani dan kita jadikan ladang dakwah dan pahala buat kita dimasa mendatang.

Sebagaimana kita tahu sejarah penyebaran Islam di Pulau Jawa, perayaan maulid nabi sebagaimana yang kita laksanakan hari ini dimanfaatkan oleh para Wali Songo untuk sarana dakwah dengan berbagai kegiatan yang menarik masyarakat agar mengucapkan syahadatain (dua kalimat syahadat) sebagai pertanda memeluk Islam. Karenanya kita mengenal saat ini setiap Maulud dilakukan kegiatan di alun-alun kraton dengan peyebutan Sekatan yang diambil dari dari Syahadatain 

Dua kalimat syahadat itu dilambangkan dengan dua buah gamelan ciptaan Sunan Kalijaga, Kiai Nogowilogo dan Kiai Gunturmadu, yang ditabuh di halaman Masjid Demak pada waktu perayaan maulid nabi. Sebelum menabuh dua gamelan tersebut, orang-orang yang baru masuk Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat terlebih dulu memasuki pintu gerbang pengampunan yang disebut gapura (dari bahasa Arab ghafura, Dia mengampuni).

Pada zaman kesultanan Mataram, perayaan maulid nabi disebut Gerebeg Mulud. Kata gerebeg artinya mengikuti, yaitu mengikuti sultan dan para pembesar keluar dari keraton menuju masjid untuk mengikuti perayaan maulid nabi, lengkap dengan sarana upacara, seperti nasi gunungan dan sebagainya. Di samping Gerebeg Mulud, ada juga perayaan Gerebeg Poso (menyambut Idulfitri) dan Gerebeg Besar (menyambut Iduladha)

Bapak/Ibu, para hadirin sekalian yang dimuliakan Allah SWT.

  Dalam konteks diatas, kita bisa melihat bahwa Maulid sebagai salah satu upaya transformasi diri untuk menuju ketakwaan kepada Allah SWT. Namun demikian dalam pelaksanaannya dibumbui dengan semangat baru untuk membangun nilai-nilai toleransi.
Sebagai penutup, dengan peringatan Hari Besar Maulid Nabi ini, mari kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah dan sebagai momentum untuk mengenang jasa-jasa beliau dalam memperjuangkan umat Muslim untuk menuju jalan kebaikan yang diridhoi oleh Allah SWT. dengan cara meningkatkan rasa taqwa kita terhadap Allah SWT. Memelihara nilai-nilai toleransi antar umat beragama dengan agama lain agar tercipta keharmonisan antar masyarakat.  

Wassalamu’alaikum Wr. Wb. 

PIDATO MAULID NABI

Assalamu’alaikuw Wr.Wb. 

Alhamdulillahirobbil’alamin,wabihi nasta’inu ‘ala umuriddunya waddin wa’ala alihi waashabihi ajma’in, amma ba’du. 

Saudara-saudara sekalian yang dimuliakan Allah. 

Di dalam malam yang penuh dengan kebahagiaan ini marilah kita terlebih dahulu mengucapkan rasa syukur kita kepada Allah swt, atas karunia nikmat dan hidayah-Nya hingga detik ini kita masih dipertemukan kembali dalam acara ini dan tiada halangan suatu apapun. Semoga kita menjadi hamba Allah yang benar-benarberiman dan bertaqwa kepada-Nya amin. 

Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW, dimana beliulah yang telah membimbin umat manusia dari zaman kegelapan menuju zaman terang benderang seperti sekarang ini, yakni dengan membawa misinya agama Islam. Dan mudah-mudahan kita sebagi umatnya yang benar-benar setia terhadap ajaran yang telah dibawanya. 

Saudara sekalian yang dimuliakan Allah.Di dalam sejarah agama Islam telah dijelaskan mengenai kelahiran Nabi Muhammad saw, yaitu tepatnya pada tanggal 12 Rabi’ul awwal, tahun gajah. Atau bersamaan dengan tanggal 20 April tahun 571 Masehi. mengapa hari kelahiran Nabi dinamakan dengan tahun gajah, karena pada tahun itu kota Mekkah diserang oleh tentara Nashrani yang dipimpin oleh Raja abraham dengan mengendarai gajah. Akan tetapi maksud mereka itu belum berhasil, mereka telah dibinasahkan oleh Allah swt, dengan perantara burung ababil yang berupaya melempari batu yang berasal dari neraka. 

Saudara sekalian yang dimulyakan Allah. 

dan didalam peringatan tahun ini, marilah kita benar-benar mencari akan hikmah yang terkandung di dalamnya, yakni pada diri Nabi saw. Adalah merupakan uswatun khasanah bagi seluruh umat manusia di penjuru dunia, khusunya kita sekalian yang hadir ditempat ini. kita telah mengetahui akan kepribadian beliau, baik tutur katanya, perbuatannya semua mulia. oleh karenanya maka, marilah kita berupaya mencontoh dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari akan keluhuran dan kemuliaan akhlak beliau saw. Dengan mengamalkan hak tersebut, maka kita sekalian akan meraih kebahagiaa, baik kini di dunia ataupun di akhirat. 

Saudaraku sekalian yang dimuliakan Allah 

Di dalam Al-qur’an tepatnya pada surat Al Ahzab, ayat 21 Allah swt berfirman, yang artinya: "Sesungguhnya Rasululloh saw, menjadi suri tauladan yang baik bagi kamu, dan untuk orang-orang yang mengharapkan menjumpai Allah dan hari kiamat, dan yang ingat akan Allah sebanyak-banyaknya". 

Akhirnya demikianlah pidato sambutan ini, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita sekalian. Apabila terdapat kesalahan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. 

Wabilahitaufik wal hidayah, Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

PIDATO MAULID NABI

Assalamualaikum,wr.wb.

Hadirin yang berbahagia.

Alhamdulillah wasyukurillah, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah swt. Karena atas kuasanya kita bisa berkumpul, bertatap muka/bermuajahah ditempat ini.

Shalawat beserta salam senantiasa terlimpahkan pada suritauladan umat manusia, yang membawa  jaman jahiliyyah ke era penuh cahaya. Tiada lain; yakni habibana, wanabiyyana, Muhammad Sallalahu Alaihi Wasalam

Tak lupa pada keluarganya, shabatnya, dan para pengikut beliau. Mudah2an kita dicatat sebagai umatnya. Amin ya rabbal alamin..

Dewan juri yang saya hormati,

Dalam kesempatan ini, saya, Reisha Rahmatun Nissa, kelas V SDN 1 Cikalongsari, perwakilan Kabupaten Karawang, insyaAllah akan menyampaikan uraian ceramah tentang Hikmah Muharram dan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW, yang saya bingkis dalam paket hikmah berjudul 5M.

Apa itu 5M?

M yang pertama adalah mencontoh.

1. Mencontoh

Maksudnya adalah meneladani akhlak rasul dalam semua aspek kehidupan, sebagaimana firman Allah dalam surat Al-ahzab ayat 21.

sesungguhnya telah ada pada diri rasulullah suri tauladan yang baik.

M yang kedua yaitu mengubah

2. Mengubah

Perubahan seperti apakah yang dimaksud? Selaras dengan nilai-nilai bulan muharram, perubahan yang dimaksud adalah Berhijrah dari prilaku yg negative menjadi positif.

– Berhijrah dari yang tadinya malas belajar menjadi rajin,

– Dari yang tidak pernah shalat menjadi shalat,

– Dan berhijrah dari jarang membaca quran jadi rutin

Hadirin yg berbahagia,

M yang ketiga, hikmah dari muharram dan mauled nabi Muhammad SAW adalah membiasakan.

3. Membiasakan

karena amalan yg  rutin walau sedikit, lebih disukai oleh Allah daripada amalan banyak yang sekaligus tapi jarang dilakukan.

Contohnya adalah adalah Puasa as-syura,

apa itu puasa Assyura? teman, tau tidak..?

Bu guru.. apa sih puasa assyura?

Puasa assyura adalah berpuasa pada tanggal 10 bulan Muharram. Hadist riwat muslim menyebutkan:

Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram.

4. Membaca Al-Quran dan hadits,

Dua wasiat dari rasul, atau bahasa kerennya: S.O.P. (Standar Operational Prosedur) yang berlaku di segala zaman, sebagai pedoman kita agar selamat di dunia dan akhirat.

5. Melantunkan shalawat pada Baginda Rasul,

Bagaimana caranya? hadirin baca shalawat bareng yu,

shalatullah salamullah, ala thaha rasulillah

shalaatullah salamullah

ala yaasin habibillah

Hadirin walhadirat Rahimakumullah,

Sebagai kesimpulan, dengan hikmah mauled nabi dan bulan Muharram ini mudah-mudahan kita bisa mengaplikasikan 5 M tadi dalam kehidupan sehari-hari.

M yang pertama yaitu Mencontoh,

M yang kedua Mengubah,

M yang ketiga adalah Membiasakan,

M yang keempat Membaca,

Dan M yang terkhir yaitu Melantunkan Shalawat kepada baginda Rasul Muhammad SAW.

Alhamdulillah kita disini dapat menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, namun ternyata itu saja tidak cukup, sebab

terselenggaranya acara :  ibarat awan.

meriahnya suasana : laksana hujan.

pelanginya adalah : mutiara hikmah dan perubahan.

 

Sekian dari saya,

Kurang dan lebihnya mohon dimaafkan, karena Reisha dalam tahap belajar.

Wabillahi taufik walhidayah, wassalamualaikum wr.wb.

Teks Pidato Peringatan Maulid Nabi SAW

 Kepada Yang Terhormat bapak Alim Ulama, bapak Kyai yang kami taati petuah-petuahnya.

Yang terhormat bapak

Yang terhormat dewan juri, para hadirin serta teman-teman yang berbahagia.

Puji syukur Alhamdulillah, karena apa ! karena  sampai saat ini kita masih diberi kesempatan hidup, sehingga kita dapat berkumpul di sini Majlis dalam keadaan sehat wal afiyat tanpa sesuatu apapun Amin.

Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW., karena beliaulah kita dapat merasakan betapa nikmatnya Iman dan Islam dan beliaulah yang kita nanti-nantikan syafaatnya Ila Yaumil hadza Ila Yaumil Qiyamah.

Hadirin Yang Berbahagia .

Pada kesempatan ini, saya akan menguraikan tema MAULID NABI MOMEN PENINGKATAN TSAQOFAH ISLAM.

Hadirin Yang Saya Hormati

Mengapa kita memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. ? Sebelumnya mari kita mengingat kembali bagaimana gambaran masyarakat Jahiliyah.

Bahwasannya sebelum islam datang di Jazirah Arab, bangsa Arab hidup dengan penuh kebebasan yaitu hidup berbuat sekehendak hatinya.

Dimana masyarakat pada zaman itu di kenal sebagai masyarakat jahiliyah yaitu masyarakat yang bodoh, karena tidak mengenal Allah SWT. Mereka menyembah berhala, melakukan perampokan, penganiayaan, perjudian, mabuk-mabukan dan perbudakan meluas di kalangan bangsa Arab. Mereka memperlakukan budak tanpa perikemanusiaan. Bahkan anak perempuan di anggap pembawa sial, karena dianggap merendahkan martabat keluarga.

Hadirin Yang Berbahagia..

Pada waktu bangsa Arab masih dalam kegelapan, kekacauan dan kebobrokan moral, lahirlah Nabi Muhammad SAW. sebagai Rahmatan lil Alamin, Rahmat bagi semesta alam.

Hadirin Yang Kami Mulyakan..

Seperti kita ketahui bersama, bahwasannya Nabi Muhammad SAW. lahir di kota Makkah pada hari Senin, tanggal 12 Rabiul Awal tahun Gajah atau pada tanggal 20 April 571 M. Ayahnya bernama Abdullah bin Abdul Muttolib dan ibunya bernama Siti Aminah Az Zuhriyah.

Dan pada saat ini kita telah memasuki bulan Rabiul Awal 1426 H atau bulan Maulid berarti bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. yang tentunya sedang kita peringati bersama dan di peringati oleh seluruh umat Islam.

Hadirin Yang Berbahagia

Mengapa ? tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW. di sebut Tahun Gajah, karena pada tahun itu kota Mekkah sedang di serbu tentara Abrahah dari Yaman yang ingin menghancurkan Kakbah dengan mengendarai Gajah.Tetapi maksud Abrahah untuk menghancurkan Kabah sia-sia. Sebab Abrahah dan tentaranya hancur oleh lemparan batu kerikil yang di bawa oleh burung Ababil atas perintah Allah SWT.

Sebagaimana firman Allah SWT. dalam surat Al-Fiil ayat 1 5 :

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhan telah bertindak terhadap tentara gajah.

Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Kabah) itu sia-sia?

Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong

Yang melempari mereka denagn batu (berasal) dari tanah yang terbakar.

Lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang di makan (ulat).

Hadirin Yang Berbahagia

Begitulah beberapa peristiwa yang mengiringi kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Semoga pidato yang singkat ini bisa mengingatkan kita betapa pentingnya memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Besar harapan kami, dengan kita memperingati Maulid Nabi, akan menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. dan semakin bertambahnya rasa senang bersholawat atas Nabi Muhammad SAW. di mana saja kita berada serta kita di akui sebagai umat Nabi Muhammad SAW. Amin 3 x Yaa Rabbal Alamiin.

Hadirin Yang Berbahagia

Hanya itu yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua dan akhirnya Tiada gading yang tak retak Tiada suatupun yang sempurna, walaupun kecil pasti ada cacat dan celanya. Untuk itu bila ada kata-kata yang tidak berkenan, saya mohon keikhlasan hati untuk memaafkan. Akhirul kallam. Billahi Taufiq Wal Hidayah Warridho wal Inayah.

PIDATO PERINGATAN MAULID NABI

Assalaamu ‘alaikum wr wb.
Para hadirin hadirat yg kami hormati..
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah swt, atas nikmat dan rezekinya yg telah diberikan kepada kita. Sehingga pada malam yg berbahagia ini kita dapat berkumpul untuk memperingati lahirnya junjungan kita Nabi besar Muhammad saw.

Para hadirin wal-hadirat, para Alim Ulama, "Tetuha masyarakat", muslimin muslimat sekalian..
Kita sekarang berada dalam bulan Rabi’ul awal 1433 Hijriyah, bulan dimana Nabi kita Muhammad saw. Lahir di kota Makkah 12 Rabi’ul awal tahun gajah, atau 20 april 571 Masehi.

Nabi kita lahir dikalangan umat manusia yg hidup dalam ke-jahiliyah-an, kegelapan serta kehilangan pegangan hidup.
Di bidang politik, merajalela penindasan, kesewenang-wenangan, dan pemerkosaan hak asasi.
Di bidang ekonomi, terjadi penghisapan manusia atas manusia, dimana orang-orang yg lemah dan miskin tak berdaya dijadikan sapi perahan bagi orang-orang kaya dan berada.
Di bidang kehidupan sosial, terdapat kepincangan dan perbedaan atau diskriminasi yg memecah-belah manusia menjadi beberapa golongan dan tingkatan.
Dibidang kebudayaan, terjadi dekadensi moral: kebobrokan dan kemerosotan akhlak. Meskipun di benua Eropa sebelumnya sudah berdiri kerajaan Romawi yg megah dan kuat. Disebelah Timur tegak berdiri kerajaan Persia dinasti Tiongkok, India yg sebelumnya terkenal sebagai pusat kebudayaan filsafat, ilmu pengetahuan dan sebagainya. Tetapi pada saat itucahayanya sudamulai pudar. Agama Yahudi dan Nasrani yg sebelumnya sudah berkembang di Jaazirah Arabia tak dapat berbuat banyak untuk menahan kemerosotan dan kehancuran itu.

Di tengah-tengah umat manusia yg tenggelam dalam lumpur kebobrokan dan kebinasaan itulah, Nabi Muhammad saw diutus oleh Allah untuk menyelamatkan manusia. menjadi rahmatan lil ‘alamiin.

Dalam waktu yg relatif singkat, tak lebih dari 23 tahun Rasulullah saw telah berhasil mengangkat umat manusia dari jurang kehancuran dan kesesatan dengan suksestiada tara dalam sejarah umat manusia. Tak salah jika pengarang barat H.Hart dalam bukunya "The 100" (Seratus yg sangat berpengaruh didunia) menempatkan Rasulullah saw di ranking 1.

Dalam peringatan Maulid Nabi, seperti yg kita laksanakan pada saat ini, hendaknya kita sambut dengan gembira dan bersyukur, untuk kita ambil suri tauladan, pembangkit semangat untuk mencapai kemajuan di segala bidang.

Para hadirin hadirat..
Ada 2 segi yg perlu ‘kami’ sampaikan pada malam ini, untuk kita analisa, teladani dan akhirnya kita amalkan di kehidupan sehari-hari.
1. Kalau kita analisa dari segi MUHAMMAD sebagai manusia biasa, maka hakekatnya, beliau itu adalah insan kamil (manusia sempurna) lahir dan batin. Beliau menggembala kambing, berdagang, menjahit pakaian, berumah tangga, bersenda gurau dengan anak istri, dan lain-lain. Namun dibalik semua itu para hadirin.. tersembunyi pada diri beliau sifat-sifat utama, terpuji, agung, sifat yg tak dimiliki pada setiap orang.Beliau seorang yg jujur dalam perkataan dan perbuatan. maka beliau diberi julukan AL-AMIN (Orang yg dapat dipercaya), julukan ini belum pernah diberikan kepada siapapun sepanjang sejarah kehidupan manusia.

Para hadirin.. Pada diri Rasulullah saw, terkumpul pula sifat-sifat: keberanian, keramahan, kesabaran, kesetia-kawanan, keikhlasan, kesederhanaan, kerendahan hati dan sebagainya. Sifat-sifat terpuji beliau itu diakui baik oleh Sahabat maupun oleh "MUSUH". Bahkan Allah swt sendiri menyatakan dalam firman-Nya, yg artinya : "Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yg luhur" (Q.S. Al-Qalam :4)

Para hadirin yg kami hormati
2.Kemudian kalau kita analisa dari segi ‘beliau’ sebagai utusan Allah dan sekaligus sebagai pemimpin dunia adalah : bahwa beliau diutus oleh Allah swt bukan untuk orang Arab atau masyarakat timur tengah saja. Tetapi beliau diutus untuk seluruh alam.

Para hadirin sekalian, Nabi Muhammad saw diutus oleh Allah swtmengemban amanah yg suci,yakni menyampaikan wahyu kepada seluruh umat manusia.

Memang tak akan ada habisnya kalau kita terus dan terus menganalisa "kelahiran dan perjalanan hidup Nabi kita" karena keterbatasan waktu, kiranya kami cukupkan sampai disini.. Mohan maaf bila ada kata yg kurang berkenan.. wabillaahi taufiq wal-hidayah WASSALAAMU ‘ALAIKUM WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH

Ceramah Maulid Nabi

Yang terhormat Bapak .,
Ibu-ibu, Bapak-bapak, hadirin dan hadirat,
Para remaja yang berbahagia,

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Bismilahirrahmanirrahim, alhadulillahirabbil aalamin, marilah kita brsama2 bersyukur ke hadirat Allah SWT, atas rahmat, taufik dan hidayah-Nya kpd kita semua, sehingga hingga detik ini kita masih diberi kesempatan yang baik untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW junjungan kita.

Yang kedua salam dan shalawat juga kita panjatkan kepada Nabi Besar kita Muhammad SAW, semoga beliau senantiasa di tempatkan oleh Allah di sisi-Nya sebagai umat yang memperoleh derajat yang paling tinggi di akhirat. Amin !

Hadirin yang mulia, sebagai umat Islam kita wajib menjunjung nilai-nilai agama kita, yakni nilai-nilai yang ada pada kaidah Al Quran dan hadits. Pada malam yang berbahagia ini, kita mencoba menggali nilai-nilai agama Islam lebih jauh lagi, khususnya yang berkaitan dengan sejarah lahirnya Nabi Besar kita Muhammad SAW.

Saya yakin bahwa kelahiran Muhammad di dunia ini merupakan salah satu petunjuk bagi kita untuk lebih meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Untuk itu tepatlah jika pada malam hari ini kita mengkaji lebih jauh tentang Muhammad sebagai Nabi akhir zaman, yang sekaligus menjadi panutan dalam memperaktekkan setiap petunjuk-petunjuknya dalam menjalani kehidupan ini hingga di akhirat nanti.

Atas nama Ketua Panitia, sekali lagi kami menyampaikan selamat datang kepada hadirin, sekaligus selamat mendengarkan ceramah agama tentang Maulid Nabi Muhammad SAW, yang Insya Allah akan segera disampaikan oleh yang terhormat Al Ustad Bapak Kyai… Terima kasih kami sampaikan pula kepada beliau yang terhormat Bapak Kyai H. … yang malam ini berkenan hadir untuk memberikan siraman rohani kepada kami semua.

Akhirul kalam, wabillahi taufiq wal hidayah.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Leave a Reply