Remaja Indonesia (Pidato)

REMAJA INDONESIA

Oleh : Fernanda Liesdayanti

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua.

Yth. Ibu Eliza dan teman-teman yang saya sayangi.

Puji dan syukur kita ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena-Nya lah kita dapat berkumpul disini pada hari ini.

Hari ini saya akan membahas tentang remaja Indonesia yang dulu Vs remaja Indonesia sekarang, saat kita bayangkan saja sudah jauh berbeda berdua itu ya ? Contoh saja, sewaktu dulu saat remaja-remaja lewat di depan maupun di belakang orang yang lebih tua, mereka pasti akan membungkuk. Coba remaja sekarang, dada tegap lewat seperti tentara, mereka merasa lebih hebat dari yang lebih tua, itu hanya perkiraan mereka, yang sebenarnya mereka hanyalah manusia yang tidak tahu sopan santun. Perbedaan sangatlah jauh, ada perbedaan dari segi pergaulannya dan cara berpakaiannya, contoh yang tadi adalah salah satu contoh dari segi kesopanan.

Pergaulan dulu kalau diperhatikan sangat menyenangkan karena mereka tidak berteman hanya dengan teman sederajat tetapi berteman kepada semua tingkat. Pergaulan zaman sekarang tidak seperti itu, kalau sekarang hanya ada beberapa orang yang seperti itu. Pakaiannya pun sudah membuat orang tua ngelus-ngelus dada, ada gaya punk lah, emo lah, dsb. Rambut pun seperti sapu ijuk dengan warna yang menjijikan dan pakaiannya membuat mata sakit melihat. Mereka juga mengikuti kata-kata temannya yang menyesatkan, seperti : Heh, kalau tidak ngikutin tren anak punk gak keren. Salah itu salah..orang dulu tidak pernah mau ngikut-ngikut yang gituan, percaya diri dong, tidak perlu mengikuti tren yang menyesatkan dan menyakitkan mata.

Maka dari itu saya harap remaja-remaja sekarang tolong lebih sopan lagi, bukan hanya dalam pakaian tapi juga dalam hal-hal seperti sifat, kesopanan, dll. Jadilah seperti padi, semakin berisi semakin menunduk. Baiklah ini adalah akhir dari pidato saya salah dan kurang saya mohon maaf, terima kasih.