Pidato Lingkungan Hidup : Yth. Bapak Kepala Sekolah SMP

Yth. Bapak Kepala Sekolah SMP Tunas Harapan,

Para guru serta teman-teman sekalian,

Pertama-tama kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah memberikan rahmat-Nya kepada kita sehingga kita semua dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat.

Hadirin yang saya hormati,

Sungguh suatu kehormatan bahwa pada kesempatan ini saya dipercayakan untuk berbicara di hadapan hadirin sekalian. Saya ingin menyampaikan beberapa patah kata berkaitan dengan lingkungan hidup. Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan segala isinya yang mempengaruhi kehidupan manusia. Lingkungan hidup terdiri dari berbagai unsur lingkungan hidup, baik benda-benda tidak hidup seperti tanah, air, dan udara, maupun makhluk hidup, yaitu manusia, hewan, dan tumbuhan. Unsur-unsur lingkungan hidup ini saling berhubungan dan saling membutuhkan satu sama lain. Lingkungan hidup memiliki peranan penting bagi kehidupan, antara lain sebagai tempat tinggal, tempat mencari makan, dan tempat melakukan berbagai aktivitas. Itu semua menunjukkan betapa pentingnya lingkungan hidup bagi kehidupan setiap makhluk yang berada di dalamnya.

Namun, semakin hari kualitas lingkungan semakin merosot. Merosotnya kualitas lingkungan mengawali terjadinya kerusakan lingkungan hidup. Kerusakan lingkungan hidup dapat disebabkan oleh proses alam dan dapat pula oleh perbuatan manusia. Proses alam yang dapat mengakibatkan kerusakan pada lingkungan, antara lain gempa bumi, gunung meletus, dan angin topan. Sedangkan kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh perbuatan manusia, misalnya pengrusakan hutan dan pemanfaatan teknologi yang tidak tepat guna.

Hutan merupakan sumber daya hayati yang menyimpan berbagai kekayaan alam yang sangat potensial sebagai sumber kehidupan. Di Indonesia, banyak terdapat hutan, baik itu hutan lindung, hutan produksi, hutan suaka, hutan wisata, maupun hutan lainnya. Hutan memiliki banyak peranan, di antaranya sebagai penghasil devisa, habitat aneka satwa, paru-paru dunia, dan berperan dalam perlindungan sistem air dan sumber cadangan air tawar di muka bumi. Hutan menghasilkan berbagai jenis kayu, seperti kayu jati, kayu cendana, dan rotan.

Tetapi, lama-kelamaan pemanfaatan hutan sebagai sumber daya alam menjadikan hutan sebagai objek eksploitasi.

Penebangan hutan secara liar telah mengakibatkan keberadaan satwa liar tergusur dari habitatnya. Akar-akar yang terangkat dari dalam tanah menyebabkan air hujan tidak dapat diserap sehingga menyebabkan banjir dan erosi. Selain itu, penebangan hutan secara liar juga membuat lubang di lapisan ozon semakin lebar. Bumi semakin panas dan suhunya semakin meningkat.

Pemanfaatan teknologi yang tidak tepat guna akan menimbulkan pencemaran. Pencemaran lingkungan dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu pencemaran udara, pencemaran air, dan pencemaran tanah. Pencemaran udara disebabkan oleh asap kendaraan bermotor dan asap industri, serta penggunaan gas freon. Pencemaran ini dapat mengganggu pernapasan. Pencemaran air disebabkan oleh pembuangan limbah industri ke sungai tanpa dinetralisir terlebih dahulu. Percemaran yang satu ini dapat menimbulkan krisis air bersih. Sedangkan pencemaran tanah disebabkan oleh penggunaan pupuk dan pestisida yang berlebihan serta adanya sampah-sampah plastik yang sulit diuraikan.

Hadirin sekalian,

Pemerintah telah melakukan berbagai usaha untuk menanggulangi kerusakan lingkungan akibat penebangan hutan secara liar, di antaranya menerapkan sistem tebang pilih dan tebang tanam, menggalakkan program reboisasi, melakukan peremajaan hutan, penghijauan, dan rehabilitasi hutan. Sedangkan untuk menanggulangi kerusakan lingkungan akibat penyalahgunaan teknologi, pemerintah melakukan berbagai usaha, antara lain mengolah air limbah dengan cara menetralkannya terlebih dahulu sebelum dibuang dan menertibkan pembuangan sampah.

Hadirin yang berbahagia,

Oleh karena itu, melalui pidato ini saya mengajak rekan-rekan pelajar sebagai generasi muda pengurus bangsa untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan dengan cara mengelola alam dengan sebaik-baiknya. Kita harus bertindak bijaksana dan tidak mementingkan diri sendiri. Semoga keseimbangan dan kelestarian lingkungan hidup tetap dapat terjaga.

Demikianlah pidato yang saya sampaikan. Sebelumnya saya mohon maaf bila selama saya berbicara, ada ucapan yang kurang berkenan di hati hadirin sekalian. Terima kasih atas kesediaan bapak/ibu guru serta teman-teman sekalian untuk mendengarkan pidato saya.

Selamat pagi dan salam sejahtera

loading...