Naskah Pidato : Ujian Praktik Bahasa

Naskah Pidato

Pengaruh Teknologi terhadap Kehidupan Remaja

Apryani Lestari N.

XII-IPA 3

08

SMAN 38 JAKARTA

Naskah Pidato

Pengaruh Teknologi terhadap Kehidupan Remaja

Apryani Lestari N.

XII-IPA 3

08

SMAN 38 JAKARTA

Assalamualaikum Wr. Wb.

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua. Yang terhormat, Kepala SMA Negeri 38 Jakarta, Bapak Drs. Abdul Gani, MM. Yang saya hormati, Bapak ibu Wakil Kepala Sekolah, Bapak ibu guru beserta staf, dan teman-teman yang saya banggakan.

Puji syukur kita ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya kita dapat berkumpul pada pagi hari ini dalam keadaan sehat walafiat. Pada kesempatan ini, saya akan menyampaikan pidato tentang pengaruh teknologi terhadap kehidupan remaja.

Hadirin yang saya hormati,

Dewasa ini, siapa diantara kita yang tidak mengenal kata Blackberry, Facebook, Twitter, atau Youtube?. Seiring dengan pesatnya perubahan zaman, teknologi juga mengalami perkembangan yang signifikan setiap tahun bahkan dalam hitungan bulan. Ajaib bahwa teknologi mampu mengubah kehidupan yang dulunya serba manual, sekarang ini menjadi serba modern dan canggih. Salah satu keberhasilan dari perkembangan teknologi saat ini adalah munculnya berbagai alat komunikasi dan fasilitas elektronik lainnya yang memungkinkan kita untuk mengakses berbagai informasi ataupun berhubungan dengan orang lain kapan saja dan dimana saja. Teknologi mampu membuat dunia seakan tanpa batas.

Tentu kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar terhadap transformasi nilai-nilai yang ada di masyarakat. Khususnya masyarakat dengan budaya dan adat ketimuran seperti Indonesia. Saat ini, di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap nilai-nilai kebudayaan yang di anut para remaja, baik didaerah perkotaan maupun pedesaan. Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya melanda masyarakat kota khususnya para remaja, namun juga telah dapat dinikmati di pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi baik yang bernilai positif maupun negatif, dapat diakses dengan mudah. Sehingga mereka yaitu para remaja mengubah pola hidup dan pola pemikiran mereka dengan segala image yang menjadi ciri khas mereka.

Hadirin yang berbahagia,

Jika dahulu kita melihat para siswa bersekolah dengan hanya membawa buku-buku pelajaran ataupun alat tulis, kini dapat kita saksikan para siswa berangkat sekolah dengan HP sebagai bawaan wajib mereka. HP bukan hanya sebagai alat komunikasi namun juga sebagai alat pelepas bosan atas rutinitas yang mereka jalani. HP adalah sarana yang mutlak mereka miliki.

Selain HP, kemajuan teknologi juga di tandai dengan masuknya akses internet, internet saat ini telah menjadi bagian yang tak tepisahkan dalam kehidupan remaja. Lewat internet, mereka bisa mengakses segala informasi dari seluruh dunia. Tentu tak semua informasi yang disajikan adalah informasi yang layak di akses oleh remaja. Karena terkadang lewat internet mereka dapat dengan bebas menyaksikan segala hal yang berbau pornografi dan pornoaksi yang dapat di akses dengan mudah di dunia maya. Hal ini tentu menimbulkan efek yang kurang baik bagi perkembangan kepribadian remaja. Dari mereka yang semula merasa tabu tentang seks, sampai akhirnya mereka melihat seksualitas yang di obral di internet tanpa pengarahan serta bimbingan yang tepat. Karena itu, tak heran jika saat ini pergaulan remaja menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan dan meresahkan masyarakat terutama para orang tua.

Televisi, juga merupakan produk modernisasi yang memberikan dampak yang besar terhadap kehidupan dan perubahan nilai-nilai di masyarakat bagi para remaja. Pada masa ini adalah masa dimana mereka para remaja mencari sesuatu yang dipandang bernilai, pantas dijunjung tinggi dan dipuja, serta menjadikan role modelnya itu sebagai identitasnya. Tak heran jika kita dapati banyak para remaja meniru gaya para selebritis idola mereka, dari mulai gaya rambut, gaya berbusana, bahkan gaya pacaran para artis yang mereka saksikan lewat televisi.

Hadirin yang bijaksana,

Akibat produk modernisasi tersebut dapat kita lihat bahwa tak ada bedanya gaya hidup para remaja kota dengan remaja desa. Budaya barat yang dahulu hanya di adaptasi dan di tiru oleh remaja kota, dengan adanya kemajuan teknologi juga telah melanda remaja di pedesaan. Budaya tolong menolong yang dahulu lekat dengan remaja desa, lambat laun berkurang meski tidak hilang sama sekali, berganti dengan budaya individualistik. Budaya santun dan lugu yang juga menjadi ciri khas mereka perlahan mulai pudar dan berganti dengan budaya urakan yang dengan bangga mereka sebut dengan istilah gaul.

Hadirin yang berbahagia,

Memang teknologi mampu membawa kehidupan dunia ke arah yang lebih terang dan lebih maju. Namun, kita juga harus mampu mengantisipasi berbagai dampak negatif yang turut hadir didalam kemajuan tersebut. Dalam hal ini orang tua perlu mengetahui bahwa masa remaja ialah masa peralihan dari alam kanak-kanak menuju ke alam dewasa. Pada masa ini anak-anak tidak lagi dianggap kanak-kanak dan tidak juga dianggap sebagai orang dewasa. Masa remaja adalah masa pencarian jati diri melalui jalan yang akan mereka pilih. Apabila remaja gagal dalam mengembangkan rasa identitasnya, maka remaja akan kehilangan arah, bagaikan kapal yang kehilangan kompas, dan itu akan berdampak tidak baik terhadap perkembangan kepribadiannya dimasa yang akan datang. Itulah mengapa, masa remaja adalah masa yang paling rawan terhadap pengaruh yang datang dari luar. Disinilah peran sebagai orang tua di butuhkan untuk dapat membimbing dan mengarahkan anak remaja agar tidak kehilangan kontrol dirinya.

Seperti sebuah kalimat bijak dari Brigham Young bahwa, Jika Anda mendidik seorang pria, maka seorang pria akan menjadi terdidik. Jika Anda mendidik seorang wanita, maka sebuah generasi akan terdidik.

Demikianlah yang dapat saya sampaikan. Jika ada kata-kata yang kurang berkenan, mohon dimaafkan. Semoga apa yang saya sampaikan mampu menyadarkan generasi muda Indonesia agar lebih selektif dan cerdas di era teknologi. Akhir kata.

Wassalamualaikum. Wr. Wb