Pidato Perpisahan : Om Swastiastu,

Om Swastiastu,

Salam Sejahtera dan penuh cinta kasih untuk anda

Yang terhormat Bapak rector Unud

Yang terhormat bapak/ibu pengajar

Rekan2 sekalian yang saya cintai serta hadirin yang berbahagia

Pertama-tama marilah kita senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa  karena atas karunia-Nya sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam rangka pelantikan mahasiswa spesialis bedah yang diselenggarakan  di universitas kita yang tercinta ini

Para hadirin yang saya hormati,
Izinkan saya mewakili teman-teman untuk menyampaikan sepatah dua patah kata  dalam  rangka acara pelantikan ini. 

Kata orang bijak Dimana ada pertemuan, maka disitu pula ada perpisahan.
Tanpa terasa waktu terus bergulir, 5 tahun telah berlalu, masih teringat beberapa tahun yang lalu kami memulai aktifitas belajar  di universitas yang tercinta  ini, di mana kami menerima banyak ilmu dan pengalaman berharga. Hari ini tibalah saatnya bagi kami untuk meninggalkan universitas ini yang sangat kami cintai.
Tentunya akan sangat sulit bagi kami untuk melepaskan masa-masa yang telah kami jalani bersama selama menempuh pendidikan di tempat ini. Bersama dalam canda dan tawa, bersama dalam duka, bersama merasakan sedih, dan semua kebersamaan yang telah kami lalui disini. Namun waktu yang terasa sangat cepat berjalan akhirnya menetapkan saat dimana kita semua harus berpisah.
Di sekolah ini kami mengenal banyak teman yang memiliki berbagai karakter yang berbeda, ada teman yang lucu, sabar, pemarah, sangat membosankan, dan lain-lain. Hal inilah yang membuat saya sangat senang dengan mereka. Saya tidak tahu apakah kelak saya akan menemukan teman-teman yang seperti mereka.

Selama menempuh pendidikan , kami sebagai siswa dan siswi sangat bangga dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada  seluruh elemen pendidik di universitas ini,  dan tak lupa pula kami mengucapkan  terima kasih yang sebesar-besarnya kepada  semua dosen yang telah mengajar  kami, yang sangat baik, tidak pernah pilih kasih dalam mendidik, sangat sabar dan tidak kenal lelah dalam membimbing kami. Para dosen yang ikhlas dalam mentransfer ilmu pengetahuan kepada kami. Berkat jerih payah  anda semua, kamiakhirnya  dapat  menyelesaikan pendidikan  di  spesialis bedah ini. Sungguh jasa-jasa kalian akan selalu  kami kenang dan  akan  senantiasa  terpatri di dalam sanubari.

Jujur kami tidak mampu membalas segala kebaikan Bapak dan Ibu dalam bentuk materi  atau  kebaikan serupa dengan apa yang telah kalian berikan, kami hanya dapat  melantunkan  iringan doa yang tulus dan ikhlas  semoga Bapak/Ibu selalu diberikan kesehatan, kesejahteraan, serta kekuatan hati untuk tetap tabah mendidik adik2 mahasiswa lainnya.

Akan terasa ganjil di hati kami jika meninggalkan sekolah ini apabila kami masih memiliki kesalahan kepada guru dan teman-teman sekalian. Maka dari itu jika ada perkataan ataupun perbuatan yang baik secara langsung maupun tidak langsung membuat hati kalian tersinggung, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Terutama bagi guru yang setiap hari berhadapan langsung dengan kami, tentunya sangat banyak kesalahan yang telah kami perbuat. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mewakili teman-teman meminta maaf kepada seluruh dosen pengajar.
Yang terakhir, demi kesuksesan kami kelak kami juga mohon doa restu dari bapak dan ibu dosen agar kami dapat me manfaatkan ilmu yang kami peroleh demi kesejahteraan keluarga khususnya serta masyarakat pada umumnya.

Cukup sekian yang dapat saya sampaikan. Jika ada jarum yang patah, jangan disimpan di dalam laci, jika ada kata yang salah jangan disimpan di dalam hati.
Kurang lebihnya mohon dimaafkan.

Om Santih Santih Santih Om.

Leave a Reply

Top of Form

Choose how to leave your comment

Name *

E-mail *

To prevent comment spam, you must verify you own your email address using Mozilla Persona (Browserid) by clicking the green Sign In button.

Comment

Bottom of Form

Popular

Comments

Tags

Hello world!

mahenjo daro (sejarah)

jadwal piala dunia 2010

2012 mr.punk-punk. All rights reserved.

Powered by Blog.com

loading...