Pembukaan Pidato : Alhamdulillah Puji Syukur Dipanjatkan

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh

Alhamdulillah puji syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT. Tuhandan penguasa alam semesta,

Sholawat dan salam semoga senantiasa dicurahkan kepada junjungan alam yakni Nabi Muhammad SAW.

Yg saya hormati ibu guru dan kawan kawan yang saya cintai

Hadirin sekalian yang saya hormati, Sadar akan hakikatnya, setiap manusia Indonesia di muka bumi ini selalu berbuat untuk hal yang lebih baik. Untuk mengubah prilaku menuju ke hal yang lebih baik itu tidaklah semudah yang kita bayangkan. Perubahan itu melalui perjalanan yang panjang, berjenjang, dan berkesinambungan. Satu-satunya jalur yang dapat ditempuh yakni dengan pendidikan.

Siswa adalah orang yang terlibat langsung dalam dunia pendidikan. Dalam perkembangannya harus melalui proses belajar. Termasuk di dalamnya belajar mengenal diri, belajar mengenal orang lain, dan belajar mengenal lingkungan sekitarnya. Ini dilakukan agar siswa dapat mengetahui dan menempatkan posisinya di tengah-tengah masyarakat sekaligus mampu mengendalikan diri.

Sifat pengendalian diri harus ditumbuhkembangkan pada diri siswa. Pengendalian diri di sini dimaksudkan adalah suatu kondisi di mana seseorang dalam perbuatannya selalu dapat menguasai diri sehingga tetap mengontrol dirinya dari berbagai keinginan yang terlalu meluap-luap dan berlebih-lebihan. Berarti dalam sifat pengendalian diri tersebut terkandung keteraturan hidup dan kepatuhan akan segala peraturan. Dengan kata lain, perbuatan siswa selalu berada dalam koridor disiplin dan tata tertib sekolah. Bila demikian, akan tumbuh rasa kedisiplinan siswa untuk selalu mengikuti tiap-tiap peraturan yang berlaku di sekolah. Mematuhi semua peraturan yang berlaku di sekolah merupakan suatu kewajiban bagi setiap siswa.

Hadirin sekalian yang saya hormati, Masalah kedisiplinan siswa menjadi sangat berarti bagi kemajuan sekolah. Di sekolah yang tertib akan selalu menciptakan proses pembelajaran yang baik. Sebaliknya, pada sekolah yang tidak tertib kondisinya akan jauh berbeda. Pelanggaran-pelanggaran yang terjadi sudah dianggap barang biasa dan untuk memperbaiki keadaan yang demikian tidaklah mudah. Hal ini diperlukan kerja keras dari berbagai pihak untuk mengubahnya, sehingga berbagai jenis pelanggaran terhadap disiplin dan tata tertib sekolah tersebut perlu dicegah dan ditangkal.

Demikianlah uraian yang saya sampaikan, semoga ada manfaatnya bagi kita semua.

Terimakasih atas perhatianya

Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh

A. Bagian Kepala (Head)

1. Rambut (Hair)
2. Jidat / Dahi (Forehead)
3. Bola Mata (Eyeball)
4. Wajah (Face)
5. Alis (Eyebrow)
6. Telinga (Ear)
7. Kelopak Mata (Eyelid)
8. Bulu Mata (Eyelash)
9. Hidung (Nose)
10. Lubang Hidung (Nostril)
11. Lesung Pipi (Dimple)
12. Pipi (Cheek)
13. Dagu (Chin)
14. Kumis (Mustache)
15. Jenggot (Beard)
16. Mulut (Mouth)
17. Lidah (Tongue)
18. Gigi (Tooth)
19. Bibir (Lip)
20. Gusi (Gum)

B. Bagian Badan Atas (Upper Body)

1. Leher (Neck)
2. Jakun (Adam’s Apple)
3. Pundak / Bahu (Shoulder)
4. Tenggorokan (Throat)
5. Dada (Chest)
6. Perut (Stomach)
7. Udel / Pusar (Belly Button)
8. Punggung (Back)
9. Puting (Nipple)
10. Payudara (Breast)
11. Rusuk / Iga (Rib)

C. Bagian Badan Bawah (Lower Body)

1. Pinggang (Waist)
2. Panggul (Hip)
3. Bokong / Pantat (Ass)
4. Kemaluan (Genitals)
5. Kemaluan Laki-Laki (Penis)
6. Kemaluan Perempuan (Vagina)
7. Dubur (Rectum / Anus)
8. Buah Pelir (Testicles)

D. Bagian Tangan (Hand)

1. Ketiak (Armpit)
2. Lengan Atas (Upperarm)
3. Siku (Elbow)
4. Lengan Bawah (Forearm)
5. Telapak Tangan (Palm)
6. Ibu Jari / Jempol (Thumb)
7. Jari Telunjuk (Fore Finger)
8. Jari Tengah (Middle Finger)
9. Jari Manis (Ring Finger)
10. Jari Kelingking (Little Finger)
11. Bulu Ketek (Underarm Hair)
12. Kuku (Nail)
13. Pergelangan Tangan (Wrist)

E. Bagian Kaki (Leg)

1. Paha (Thigh)
2. Lutut (Knee)
3. Betis (Calf)
4. Mata Kaki (Angkle)
5. Telapak Kaki (Sole)
6. Punggung Kaki (Instep)
7. Tumit (Heel)
8. Jari Kaki (Toes)

F. Bagian Umum
1. Kulit (Skin)
2. Bulu (Hair)
3. Pori-Pori (Pore)