Pidato Sindi : Alhamdulillahi Robbilalamin Wabihinastaiinu

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillahi robbilalamin wabihinastaiinu ala umuuriddayya waddiin wassholaatu wassalaamu ala asyrafilmursaliin nabbiyinaa muhammadin sholallahu alaihi wasallam wa ala alihi waashhabihi wattabiina wamantabiahum biihsanin ilaa yaumiddin,wa bad

Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat Alloh Subhanahu wa taala Rabb semesta alam, karena atas karunia-Nya kita masih dapat merasakan dan melihat keindahan mentari pagi dan masih diperkenankan untuk berkumpul dalam rangka thalabul ilmi dan bersilaturahmi di majelis yang mulia ini dalam keadaan sehat wal afiat.

Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang telah memperjuangan Islam sebagai agama yang haq ini sehingga kita semua dapat merasakan indahnya Islam dan mempelajari ilmu Islam sebagai pedoman, tak lupa pula kepada keluarganya, sahabat dan kepada seluruh umatnya hingga akhir zaman. Semoga kita termasuk umat Rasulullah yang kelak akan mendapatkan syafaatnya. Aamiin.

Sebelumnya, agar kita semakin semangat. Walaupun puasa gini jangan loyo yaa, puasa bukan dijadikan alasan untuk bermalas-malasan, ini kaya saya masih semangat. Untuk menghidupkan jiwa dan mengetarkan hati kita, kita bersama-sama takbir 3x. Allohu Akbar, Allohu Akbar, Allohu Akbar.

Perkenalkan, nama saya Sindi

Saya perwakilan dari masjid Mirojul Mukminin. Saya akan menyampaikan pidato saya yang berjudul Menggapai Ridho Ilahi dengan Berpuasa.

Hadirin yang dimuliakan Alloh,

Puasa berasal dari bahasa Arab Shaumu. Puasa adalah menahan diri dari sesuatu yang dapat membatalkan puasa dari mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari dengan niat ikhlas karena Alloh Taala. Jadi, kalau teman-teman disini yang puasanya hanya sampai dhuhur itu bukan puasa namanya tetapi latihan berpuasa. Adapun sesuatu yang sangat kita harapkan bersama dicintai yang dicari keridhoan-Nya adalah Allah swt.
Maka kita harus senantiasa menghadirkan niat bahwa kita meninggalkan sesuatu yang dapat membatalkan puasa demi mencari keridhoan Allah swt semata. Di bulan Ramadhan ini, kita sebagai seorang yang beriman yang sudah memenuhi syarat puasa, tentunya memiliki kewajiban untuk menjalankan ibadah puasa. Hal ini disebutkan dalam QS. Al Baqarah ayat 183, Allah swt berfirman :

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Puasa wajib yang kita laksankan di bulan ramadhan disebut puasa ramadhan. Secara umum, syarat wajib puasa adalah:

Berakal, tidak gila

Baligh

Kuat berpuasa sesuai dalam Quran Surat Al Baqarah ayat 184-185, orang yang sudah tua atau sakit tidak wajib atasnya berpuasa.

Agar puasa kita diterima oleh Alloh tentunya kita harus tau, apa yang menjadi syarat sah puasa. Syarat sah puasa antara lain:

Islam

Mumayiz yakni dapat membedakan yang baik dengan yang buruk.

Suci darah darah haid dan nifas.

Melaksanakan puasa dalam waktu yang diperbolehkan berpuasa. Waktu yang haram untuk berpuasa adalah pada dua hari raya dan hari tasyriq (11,12,13 Dzulhijah).

Hadirin yang dirahmati oleh Alloh,

Keutamaan Puasa

1. Diampuni dosanya yang telah lalu

Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam pernah bersabda, Barangsiapa yang berpuasa Romadhon karena iman dan ihtisab niscaya dosanya yang telah berlalu akan diampuni. (Muttafaq alaih).

2. Pintu khusus di surga bagi orang yang berpuasa

Nabi Muhammad shollallohu alaihi wa sallam bersabda, Sesungguhnya di dalam surga terdapat sebuah pintu yang disebut Ar Royyaan, pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa masuk melalui pintu itu, tidak seorangpun yang masuk selain mereka. Apabila mereka telah masuk maka pintu itu ditutup dan tidak ada lagi orang yang masuk melewatinya. (HR. Muttafaq alaih)

3. Puasa adalah perisai

Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam bersabda, Puasa adalah perisai, apabila kamu sedang puasa janganlah berkata jorok, janganlah berteriak-teriak dan janganlah berbuat bodoh. Apabila ada seseorang yang mencacinya atau memeranginya maka katakanlah Sesungguhnya aku sedang puasa sebanyak dua kali. (HR. Muttafaq alaih).

4. Balasan istimewa bagi puasa

Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam bersabda, Alloh Azza wa Jalla berfirman, Semua amal anak Adam adalah baginya kecuali puasa, karena sesungguhnya puasa itu bagi-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya. (HR. Muttafaq alaih).

5. Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum daripada kasturi

Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam bersabda, Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya sungguh bau mulut orang yang sedang puasa itu lebih harum di sisi Alloh pada hari kiamat daripada bau minyak kasturi. (HR. Muttafaq alaih).

Syaikh Al Utsaimin menerangkan, Harumnya bau mulut orang yang berpuasa di sisi Alloh melebihi harumnya minyak kasturi karena ia timbul dari pengaruh puasa, sehingga baunya harum di sisi Alloh Subahanahu dan dicintai-Nya, ini adalah dalil yang menunjukkan agungnya kedudukan puasa di sisi Alloh sampai-sampai sesuatu yang tidak disenangi dan dirasa kotor di sisi manusia menjadi sesuatu yang dicintai di sisi Alloh serta berbau harum karena ia muncul dari ketaatannya dengan menjalankan puasa. 

6. Orang yang berpuasa memiliki dua kegembiraan

Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam bersabda, Orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan yang dia bergembira dengannya: ketika berbuka dia bergembira dengan bukanya dan ketika berjumpa Robbnya dia bergembira dengan puasanya. (HR. Muttafaq alaih)

Demikian sedikit uraian ilmu yang dapat saya sampaikan, semoga dari apa yang saya sampaikan ini, semakin menambah ilmu dan faham kita tentang puasa sehingga kita dapat melatih diri untuk melaksanakan puasa karena dengan kita berpuasa akan mendapat keutamaan berpuasa yang dijanjikan oleh Alloh swt serta dapat menambah rasa cinta kita kepada Alloh Taala. Aamiin.

Apabila ada kata yang salah itu datangnya dari saya, sebagai kekurangan dan kekhilafan seorang hamba Alloh dan kebenaran datangnya hanya dari Alloh SWT. Afwan jiddan. Semoga kita masih dapat dipertemukan lagi dilain kesempatan.

Wabillahi taufik walhidayah.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Leave a Reply