PIDATO II : Yang Saya Hormati Ibu Crhistin Selaku Guru

Assalamualaikum Wr.Wb

Yang saya hormati Ibu crhistin selaku guru pembimbing bahasa Indonesia dan teman-teman yang saya cintai.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah swt yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya kepada kita berupa kesehatan jasmani dan rohani. Shalawat serta salam kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad saw karena ialah yang memberi syafaat dihari kiamat nanti. Amin ya Rabbal Alamin

Teman-teman yang saya cintai, pada hari ini saya akan membahas tentang memanfaatkan waktu luang.

Orang-orang yang banyak menganggur dalam hidup ini, biasanya akan menjadi penebar isu dan desas-desus yang tak bermanfaat. Itu karena akal pikiran mereka selalu melayang-layang tak tau arah.

Saat yang paling berbahaya bagi akal adalah manakala pemiliknya menganggur dan tak berbuat apa-apa. Orang seperti itu, ibarat mobil yang berjalan dengan kecepatan tinggi tanpa sopir, akan mudah oleng ke kanan dan ke kiri.

Bila pada suatu hari anda mendapatkan diri anda menganggur tanpa kegiatan, bersiaplah untuk bersedih, gundah, dan cemas! Sebab, dalam keadaan kosong itulah pikiran anda menerawang kemana-mana, mulai dari mengingat kegelapan masa lalu, menyesali kesialan masa kini, hingga mencemaskan kelamnya masa depan yang belum tentu anda alami. Dan itu, membuat akal pikiran anda tak terkendali dan mudah lepas kontrol. Maka dari itu, saya ingatkan kepada teman teman serta diri saya sendiri bahwa mengerjakan amalan-amalan yang bermanfaat adalah terlarut dalam kekosongan yang membinasakan. Singkatnya, membiarkan diri dalam kekosongan itu sama halnya dengan membunuh diri dan merusak tubuh dengan narkoba.

Berhenti dari kesibukan itu kelengahan, dan waktu kosong adalah pencuri yang culas. Adapun akal anda, tak lain merupakan mangsa empuk yang siap dicabik-cabik oleh ganasnya terkaman kedua hal tadi; kelengahan dan si pencuri.

Karena itu bangkitlah sekarang juga. Laksanakan shalat, baca buku, bertasbih, mengkaji, menulis, merapikan meja kerja, merapikan kamar, atau berbuatlah sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain untuk mengusir kekosongan. Jangan pernah berhenti sejenakpun dari melakukan sesuatu yang bermanfaat.

Bunuhlah setiap waktu kosong dengan pisau kesibukan. Dengan cara itu, dokter-dokter dunia akan berani menjamin bahwa anda telah mencapai 50% dari kebahagiaan. Lihatlah para petani, nelayan, dan para kuli bangunan. Mereka dengan ceria mendendangkan lagu-lagu seperti burung-burung di alam bebas. Mereka tidak seperti Anda yang tidur diranjang empuk, tetapi selalu gelisah dan menyeka air mata kesedihan.

KESIMPULAN BIKIN SENDIRI.!!!!!!

GUE SIBUK!!!!!!!!!!!!!!

Demikian pidato dari saya, semoga dapat bermanfaat umumnya bagi teman-teman dan khususnya bagi diri saya sendiri. Amin ya Rabbal Alamin

Apabila ada kata yang salah itu datangnya dari saya sendiri dan mohon dimaafkan. Jika ada kata yang benar itu datangnya dari Allah swt.

Billahi taufik walhidayah wa ridha wal inayah, Wassalamualaikum Wr.Wb

Incoming search terms:

  • Pidato tentang kesedihan guru
loading...

Leave a Reply