Pidato : Nama Nurhafida

Nama : Nurhafida

Kelas : IX- 1

No.Urut / Nis : 25 / 09071

PIDATO HARI IBU

Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Yang saya hormati Ibu Guru serta teman-teman yang saya cintai dan saya sayangi. Teman-teman yang berbahagia , sebelum saya memulai pembicaraan , pertama-tama marilah kita memanjatkan puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa , yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita sehingga kita dapat berkumpul bersama di ruangan ini dalam keadaan sehat walafiat.

Teman-teman berbahagia , seperti yang sering dilakukan di dunia ini bahwa hari ibu itu sangatlah penting bagi kita semua. Penting untuk kita rayakan dan penting juga untuk kita hargai .

Berbicara tentang hari ibu , Ibu itu adalah orang yang mengandung kita selama 9 bulan. Mempertahankan kita dalam kandungannya. Memperjuangkan hidup dan matinya. Tidak perduli apa yang akan terjadi pada dirinya , walaupun dia merasa kesakitan dia tetap memperjuangkan agar kita dapat hidup ke dunia , menghirup udara segar seperti ini .

Ibu-lah yang telah membimbing kita dari kecil hingga kita dewasa. Yang berharap agar kita dapat berguna bagi nusa dan bangsa. Dan tidak ingin kita jatuh dalam pergaulan. Betapa besar jasa-jasa ibu selama ini. Dia tidak pernah mengeluh . Dia tetap mengajarkan kita semua tentang kebaikan dan juga mengajarkan kita arti kesabaran.

Walaupun kita sering melakukan hal yang salah yang dapat membuatnya jengkel , ia tidak pernah membenci kita atau menyesal telah melahirkan kita. Bahkan ia semakin menyayangi kita dan menasihati kita agar kita tidak menjadi anak yang durhaka.

Oleh karena itu , marilah kita semua menghargai ibu kita dan membahagiakannya selagi dia masih hidup. Membuat dia bangga kepada kita. Dan juga membalaskan jasa-jasa yang telah ia berikan kepada kita . Karena sesungguhnya surga itu ada di bawah telapak kaki ibu . Maka janganlah kita membuatnya menangis . Karena satu tetesan saja air mata ibu menetes karena kita , kita akan mendapatkan dosa yang sangat besar.

Ibu Guru dan teman-teman yang saya hormati , hanya ini yang bisa saya sampaikan . Semoga kita semua dapat mengambil hikmahnya . Dan semoga kita bisa menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua kita.

Sebelum saya mengakhiri pidato ini , saya akan mengutip salah satu syair yang berjudul Ibu . Surganya Tuhanmu di bawah kaki ibu… Ridhonya ibumu ridho tuhan jua..Wahai jangan jadi anak durhaka.

Demikianlah pidato yang saya sampaikan . Mohon maaf jika ada perkataan yang salah atau kurang berkenan di hati teman-teman dan ibu guru. Dan terima kasih atas perhatiannya.

Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Leave a Reply