Pidato : Ciri-ciri Yang Baik

Ciri-ciri  Pidato yang Baik

1.Pidato yang Saklik
Pidato itu saklik apabila memiliki objektivitas dan unsur-unsur yang mengandung kebenaran. Saklik juga berarti bahwa ada hubungan yang serasi antara isi pidato dan formulasinya, sehingga indah kedengarannya, tetapi bukan berarti dihiasi dengan gaya bahasa yang berlebih-lebihan. Akhirnya saklik juga berarti ada hubungan yang jelas antara pembeberan masalah dengan fakta dan pendapat atau penilaian pribadi.
2.Pidato yang Jelas
Ketentuan sejak zaman kuno menyatakan bahwa pembicaraan harus mengungkapkan pikirannya sedemikian rupa, sehingga tidak hanya sedapat mungkin isinya dapat dimengerti. Oleh karena itu pembicara harus memilih ungkapan dan susunan kalimat yang tepat dan jelas untuk menghindari salah pengertian.
3.Pidato yang Hidup
Sebuah pidato yang baik harus hidup. Untuk menghidupkan pidato dapat dipergunakan gambar, cerita pendek atau kejadian-kejadian. Yang relevan sehingga memancing perhatian pendengar. Pidato yang hidup dan menarik umumnya diawali dengan ilustrasi, sesudah itu ditampilkan pengertian-pengertian abstrak atau definisi.
4.Pidato yang Memiliki Tujuan
Setiap pidato harus memiliki tujuan, yaitu apa yang mau dicapai. Tujuan ini harus dirumuskan dala satu dua pikiran pokok. Dalam membawakan pidato, tujuan ini hendaknya sering diulang dalam rumusan yang berbeda, supaya pendengar tidak kehilangan benang merah selama mendengarkan pidato. Kalimat-kalimat yang merupakan tujuan dan kalimat pada bagian penutup pidato harus dirumuskan secara singkat, jelas tapi padat. Dalam satu pidato tidak boleh disodorkan terlalu banyak tujuan dan pikiran pokok; lebih baik disodorkan satu pikiran dan tujuan yang jelas sehingga mudah diingat, daripada sepuluh pikiran yang  tidak jelas sehingga mudah dilupakan.
5.Pidato yang Memiliki Klimaks
Suatu pidato yang hanya membeberkan kejadian demi kejadian atau kenyataan demi kenyataan, akan sangat membosankan. Oleh karena itu sebaiknya kenyataan atau kejadian-kejadian itu dikemukakan dalam gaya bahasa klimaks. Berusahalah menciptakan titik-titik puncak dalam pidato untuk memperbesar ketegangan dan rasa ingin tahu pendengar. Selama masa persiapan, titik-titik puncak harus dirumuskan sebaik dan sejelas mungkin.
Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa klimaks itu harus muncul secara organis dari dalam pidato itu sendiri dan bukan karena mengaharapkan tepukan tangan yang riuh dari para pendengar. Klimaks yang dirumuskan dan ditampilkan secara tepat akan memberikan  bobot kepada pidato. Usahakan supaya ketegangan dan rasa ingin tahu pendengar diciptakan di antara pembukaan dan penutup pidato.
6.Pidato yang Memiliki Pengulangan
Pengulangan atau redundans itu penting,karena dapat memperkuat isi pidato dan memperjelas pengertian pendengar. Pengulangan itu juga menyebabkan pokok-pokok pidato itu segera dilupakan. Suatu pengulangan yang dirumuskan secara baik akan memberi efek  yang besar dalam ingatan para pendengar. Tetapi perlu diperhatikan bahwa yang dimaksudkan terutama adalah pengulangan isi pesan dan bukan rumusan. Ini berarti isi dan arti tetap sama, akan tetapi dirumuskan dengan mempergunakan bahasa yang berbeda. Masalahnya tetap sama, hanya diberi  pakaian yang baru dan menarik.

7.Pidato yang Berisi Hal-hal yang Mengejutkan
Sesuatu itu mengejutkan karena itu mungkin belum pernah ada dan terjadi sebelumnya atau karena meskipun masalahnya biasa dan terkenal, tetapi ditempatkan di dalam konteks atau relasi yang baru dan menarik. Memunculkan hal-hal yang mengejutkan dalam pidato berarti menciptakan hubungan yang baru dan menarik antara kenyataan-kenyataan yang dalam situasi biasa tidak dapat dilihat.Hal-hal yang mengejutkan itu dapat menimbulkan ketegangan yang menarik dan rasa ingin tahu yang besar, tetapi tidak dimaksudkan sebagai sensasi.

8.Pidato yang Dibatasi
Orang tidak boleh membeberkan segala soal atau masalah dalam satu pidato.Oleh karena itu pidato harus dibatasi pada satu atau dua soal yang tertentu saja. Pidato yang isinya terlalu luas akan menjadi dangkal.

9.Pidato yang Mengandung Humor
Humor dalam pidato itu perlu, hanya saja tidak boleh terlalu banyak, sehingga memberi kesan bahwa pembicaraan tidak bersungguh-sungguh. Humor itu dapat menghidupkan pidato dan memberi kesan yang tak terlupakan pada para pendengar. Humor dapat juga menyegarkan pikiran pendengar, sehingga mencurahkan perhatian yang lebih besar kepada pidato selanjutnya.

Syarat pidato yang baik  meliputi :
Adanya pokok masalah (isi) yang akan diuraikan yang harus dikuasai.
Memiliki kecakapan untuk menyampaikan isi tersebut
Uraian mengandung pengetahuan
Ada tujuan yang ingin dicapai
Antara si pembaca, topik, dan pendengar terjalin hubungan yang harmonis.

Inilah lima poin yang dapat membantu memudahkan anda menyusun sebuahpidato yang berkualitas.

Sedangkan syarat-syarat berpidato yang baik adalah sebagai berikut  :

1. Berbusana yang sopan dengan melihat situasi, macam latar belakang pendengarnya, acara yang akan disuguhkan panitia.

2. Pergunakan bahasa yang sopan dan komunikatif sesuai dengan tingkat bahasa pendengarnya. Pergunakan bahsa baku jika berpidao dalam forum resmi, misalnya : seminar, rapat, sidang dsb.

3. Materi pidato harus sesuai dengan yang diinginkan pndengar. Jangan menggunakan materi yang justru bertentangan dengan kemauan, adat, norma, agama atau tatanan yang dianut oleh masyarakat pendengar.

4. Penampilan harus dengan rasa percaya diri, tidak minder rendah diri, takut, bingung atau grogi. Jangan memfonis pendengar dengan memaksakan pendapat atau kehendak.

 

Strategi Penyajian Berpidato yang Baik

Dalam menyampaikan materi pidato diperlukan strategi penyampaian yang
baik, hal ini di maksud agar  menarik simpati pendengar. OLeh karena itu,
di bawah ini adalah beberapa Teknik penyampaian pidato yang baik .

1. Menggunakan bahasa yang mudah dipahami pendengar.

2. Menggunakan contoh dan ilustrasi yang mempermudah pendengar dalam
memahami konsep yang abstrak apabila diperlukan.

3. Memberi penekanan dengan cara mengadakan variasi dalam gaya penyajian.

4. Mengorganisasikan materi sajian dengan urut dari hal mudah ke hal yang
sulit dan lengkap.

5. Menghindari penggunaan kata-kata yang meragukan dan berlebih-lebihan.

6. Program atau materi disajikan dengan urutan yang jelas.

7. Berikan ikhtisar butir-butir yang penting, baik selama sajian maupun pada
akhir sajian.

8.    Gunakan variasi suara dalam memberikan penekanan pada hal-hal yang
penting.

9. Kejelasan lafal, intonasi, nada, dan sikap yang tepat agar pendengar tidak
bosan atau terkesan monoton.

10. Membuat dan mengajukan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman
pendengar,  minat pendengar, atau sikap pendengar, jika diperlukan.

11. Menggunakan nada suara, volume suara, kecepatan bicara secara bervariasi.

12. Menggunakan bahasa tubuh yang mendukung komunikasi Anda dengan pendengar.

Alat Bantu Pidato Elektronik Untuk Pidato Yang Lebih Impresif

Di waktu sekarang ini, alat bantu pidato elektronik yang juga disebut sebagai teleprompter, semacam mendapatkan pamor yang lebih dan lebih di mata beberapa kalangan, terutama banyak presiden di berbagai negara. Tingginya pamor ini didapatkan karena kenyataan bahwa alat ini sangatlah membantu dalam penyampaian pidato, baik pidato kenegaraan atau berbagai macam pidato yang lain. Berikut adalah beberapa informasi umum mengenai alat tersebut yang tentunya menarik untuk anda ketahui.

Awal Popilaritas Alat Bantu Pidato Elektronik

Sebenarnya, alat bantu pidato elektronik ini tidaklah begitu popular di beberapa tahun yang lalu. Diketahui bahwa Obama adalah satu orang penting yang disebut-sebut sebagai orang yang mempopulerkan alat ini untuk pertama kali. Ini bukan berarti bahwa dia adalah orang yang menemukan alat ini. Dia hanyalah orang yang diketahui menggunakan alat bantu pidato ini secara intens sehingga banyak sekali orang penting di berbagai belahan dunia yang untuk mempermudah mereka menyampaikan pidato.

Karena penggunaan yang cukup sering dari alat bantu pidato elektronik oleh Obama, alat ini juga sering disebut sebagai alat bantu pidato elektronik Obama. Diketahui bahwa beberapa presiden juga sekarang menggunakan alat bantu ini sehingga mereka bisa menampaikan pidato kenegaraan mereka secara lebih impresif, tanpa harus menunduk guna melihat naskah pidato untuk memastikan bahwa hal yang disampaikan adalah hal yang sesuai. Presiden Indonesia yang menjabat saat ini, Susilo Bambang Yudhoyono, juga disebut-sebut sebagai salah satu orang yang berhasil menyampaikan pidato dengan impresif karena beliau juga menggunakan teleprompt sebagai alat bantu.

Tempat Penyewaan Alat Bantu Pidato Elektronik

Tidaklah sulit bagi semua orang untuk bisa mendapatkan alat bantu pidato elektronik untuk mereka sewa guna membantu mereka dalam menyampaikan pidato kepada khalayak umum. Satu hal yang perlu diketahui adalah bahwa mereka tidak selalu membeli alat teleprompt tersebut. Kenyataan yang bisa ditemukan sekarang adalah bahwa banyak orang lebih tertarik untuk menyewa alat tersebut dari rental alat bantu pidato elektronik. Banyak sekali tempat persewaan yang bisa ditemukan pada saat sekarang ini. Terlebih lagi, banyak dari mereka juga dapat ditemukan secara mudah melalui internet.

Salah satu tempat persewaan yang dapat dituju adalah Rental Interpreter. Di dalam website resmi dari tempat persewaan ini, orang akan dapat menemukan informasi kontak dari penyedia jasa rental peralatan meeting ini. Informasi yang disediakan berupa nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor fax, dan juga alamat email. Jika anda ingin mendapatkan informasi detil dari teleprompter yang anda butuhkan, termasuk juga konsultasi gratis dan juga harga sewa dari teleprompter, anda bisa memilih salah satu kontak yang tersedia sehingga anda bisa mendapatkan informasi yang lebih valid dari tempat penyewaan alat bantu pidato elektronik ini.

Contoh kata sambutan tuan rumah pada acara syukuran.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillahi robbil ‘alamin assholatu wassalamu ‘ala asyrofil ambiya’i walmursalin, wa’ala alihi wasohbihi ajma’in ‘amma ba’du.

Yang saya hormati Bapak Ustad …………..

Yang saya hormati Bapak Ketua RT……, RW …….

Bapak-bapak, ibu-ibu hadirin hadirot yang berbahagia.

Puji dan syukur marilah sama-sama kita panjatkan kehadrat Allah SWT atas limpahan nikmat, rahmat  serta karunia-Nya yang diberikan kepada kita sekalian, terutama nikmat iman dan nikmat Islam, nikmat sehat wal’afiat serta nikmat panjang umur, sehingga alhamdulillah kita bisa berkumpul di tempat kediaman kami sesuai dengan undangan kami bahwa pada malam/siang hari ini kami ingin melaksanakan tasyakuran atas kelahiran putera pertama kami yang lahir pada hari ……. tanggal ….. dan alhamdulillah dalam keadaan sehat wal’afiat. Semoga acara yang akan dilaksanakan pada malam/siang ini diberikan kelancaran dan senantiasa dalam naungan ridho Allah SWT. Aamiin.

Sholawat dan salam tidak lupa kita mohonkan kehadirat Allah SWT semoga tercurah keharibaan junjungan kita Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya, sahabatnya dan para pengikutnya, semoga kita yang hadir di tempat ini khususnya akan mendapatkan Syafaat Baginda Rosululloh di yaumil qiyamah nanti. Amiin Ya Robbal A’lamin.

Bapak/Ibu hadirin/hadirot yang dimuliakan Allah SWT.

Atas nama shohibul bait atau tuan rumah yang pertama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu yang telah menyempatkan diri untuk hadir memenuhi undangan kami, semoga langkah kaki Bapak/Ibu sekalian dicatat oleh Allah sebagai amal ibadah yang akan menjadi bekal kita apabila kita telah berpulang ke Rahmatullah nanti. Amiin.

Yang kedua saya mohon maaf yang seluas-luasnya sekiranya sambutan, tempat maupun jamuan yang kami hidangkan kurang berkenan di hati Bapak/Ibu sekalian.

Tujuan kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir ke kediaman kami sebagaimana telah kami kemukakan di atas adalah sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran putera pertama kami yang lahir pada hari ……. tanggal ….. dan Insya Allah akan diberi nama …………

Kami mohon do’a para hadirin wal hadirot sekalian agar putera kami tersebut Allah jadikan anak yang sholeh, anak yang berbakti kepada kedua orang tua, berguna bagi agama, nusa dan bangsanya.   

Dan pada kesempatan ini kemi mohon kepada Bapak Ustad ……………… untuk memberikan tausiyah dan ceramah agamanya untuk kita sekalian.

Demikian kata sambutan yang dapat kami sampaikan, semoga segala hajat kita dikabul dan dimakbul oleh Allah SWT. Aamiin Ya Robbal ‘Alamiin

Wabilahit taufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

 

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bapak/Ibu/Saudara dan Saudari yang saya hormati, pertama dan utama marilah kita panjatkan puji serta syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan hidayah-Nya kita bisa hadir dan berkumpul ditempat ini.

Kepada panita penyelenggara saya ucapkan terimakasih yang tak terhingga atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk berbicara dan menyampaikan sebuah pidato tentang betapa pentingnya membangun sebuah akhlak budi pekerti di dalam diri kita.

Bapak/Ibu/Saudara dan Saudari yang saya cintai.

Dalam proses kehidupan seorang anak manusia, hal yang menjadi dasar adalah proses pendidikan. Pendidikan bukan hanya berupa pendidikan ilmu pengetahuan dan teknologi saja, namun yang tidak kalah pentingnya pendidikan agama, akhlak dan budi pekerti.

Pintar dalam ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak diikuti dengan ilmu agama, akhlak dan budi pekerti akan membuat seseorang bertindak tanpa memikirkan akibat yang akan diterimanya di alam akhirat nanti. Sehingga banyak kita dengar pejabat yang melakukan Kolusi Korupsi dan Nepotisme, kasus-kasus yang bertentangan dengan moral dan akhlak dalam beragama, perselingkuhan, sek bebas, narkoba dan lain-lain yang bisa membawa seseorangke jurang kehancuran.

Saudara-saudaraku khususnya generasi muda, sebagai generasi penerus bangsa sudah selayaknya kita bekerja keras untuk menimba ilmu pengetahuan dan teknologi serta ilmu agama yang akan membentuk akhlak yang baik. Beberapa tahun kedepan kalianlah yang akan menggantikan para pemimpin di negeri ini, dengan bekal ilmu dan akhlak yang mulia Insya Allah negeri kita akan menjadi negeri yang baldatun thoyyibatun wa robuun ghofuur, negeri yang aman penuh ampunan Tuhan. 

Belajar tidak mengenal usia, latar belakang dan tempat. Dimana saja, kapan saja dan siapa saja wajib untuk belajar dan menuntut ilmu. Jangan sampai kita menjadi generasi yang hanya menjadi pelayan karena kebodohan kita, tapi jadilah generasi yang akan memimpin semua sektor kehidupan berbangsa dan bernegara. Sekali lagi belajar, belajar dan belajarlah semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbingannya kepada kita bersama. Aamin.

Demikianlah pidato singkat yang dapat saya sampaikan, atas segala kekurangannya saya mohon maaf karena yang benar semata-mata datang dari Allah dan yang salah adalah karena kebodohan saya sendiri.

Akhirul kalam Wabilahit taufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah SMAN 3 Depok
Yang saya hormati Bapak dan Ibu Guru SMAN 3 Depok.
Serta teman-temen kelas 12 angkatan 2013 khususnya kelas 12 IPA 3 yang saya cintai.
 
Pertama-tama marilah kita panjatkan Puji dan Syukur kehadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia Nya, sehingga pada hari yang cerah ini kita dapat berkumpul ditempat ini untuk merayakan Kelulusan dan Perpisahan Siswa/Siswi SMAN 3 Depok Angkatan 2013.

Terima kasih juga saya sampaikan kepada panitia Kelulusan dan Perpisahan Siswa/Siswi SMAN 3 Depok Angkatan 2013 yang telah mengizinkan saya berdiri di sini untuk menyampaikan kata sambutan mewakili teman-teman yang akan meninggalkan sekolah kita tercinta ini dan memberikan salam perpisahan di depan para hadirin sekalian.

Saya ingin mengucapkan selamat kepada teman-teman semua atas keberhasilan kita mengikuti ujian yang sangat menegangkan hingga kita berhasil lulus. Itu semua tak luput dari do’a orangtua kita, usaha yang keras dari Bapak dan IbuGuru yang telah mendidik kita selama 3 tahun di sekolah yang sangat kita cintai ini.

Oleh karena itu tiada kata yang paling pantas untuk kita ucapkan kepada Bapak dan Ibu Guru, orangtua dan semua yang telah membantu dan mendo’akan kita selain ucapan terima kasih yang tak terhingga. Semoga Allah SWT membalas budi baik dan jasa kalian semua.

Sesaat lagi kita bukan anak SMA lagi, bagi yang melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi kalian akan dipanggil mahasiswa atau mahasiswi. Perjuangan belumlah berakhir, tantangan masih terbentang luas dihadapan kita, masih dituntut keseriusan dan kesungguhan kita untuk belajar di jenjang yang lebih tinggi yaitu bangku kuliah.

Suka duka yang kita alami selama kita mengikuti pelajaran di sekolah ini tidak akan pernah kita lupakan, bahagaia, sedih, ceria, serius semua menjadi kenangan yang sangat berharga yang akan selalu terpatri dalam ingatan kita, dan suatu saat nanti entah 1 tahun, 10 tahun bahkan 50 tahun yang akan datang akan menjadi sejarah perjalanan hidup kita. Kita akan bercerita tentang kebersamaan kita selama ini.

Kepada Bapak dan Ibu Guru, Bapak Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu TU pada kesempatan ini saya mewakili teman-teman menyampaikan maaf yang sebesar-besarnya kalau selama kami belajar disini banyak melakaukan kesalahan dan kealfaan. Kadang kami tidak bisa membedakan mana saat-saat serius dan mana saat bercanda. Semoga jerih payah Bapak dan Ibu Guru serta semua yang bertugas di sekolah ini tidak sia-sia, dan akan dicatat oleh Allah sebagai amal ibadan. Aamiin.

Di akhir kata saya ingin menyampaikan sebuah pantun, bila ada sumur diladang boleh kami menumpang mandi, bila ada umur panjang suatu saat kita akan berjumpa lagi menjadi seorang yang berarti bagi negeri yang kita cintai.

Demikian sambutan saya atas nama teman-teman yang telah lulus Angkatan 2013, atas segala kekurangannya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Akhirul kalam, Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.

TEKNIK PIDATO

http://wawan-junaidi.blogspot.com/2010/04/ciri-ciri-pidato-yang-baik.html

http://www.infonews.web.id/2013/04/contoh-teks-pidato-dan-kata-sambutan.html

Leave a Reply