Pidato : Selamat Pagi/Selamat Siang.

Assalamualaikum Wr. Wb

Selamat Pagi/Selamat Siang.

Marilah kita memuji dan syukur kehadiran Allah SWT sehingga kita dapat bertemu pada kesempatan yang bahagia ini.
Berturut-turut berkat kita harus selalu sampaikan. Salam kepada tuan Nabi Muhammad, karena perjuangan beliau kita bisa bebas dari masa jahiliah ke masa yang kita rasakan saat ini.

Yang terhormat dewan Juri.
Dan Teman-teman semua yang saya hormati.
Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin berpidato tentang Mengatasi kelangkaan energi dengan Bioalternatif.
Krisis energi telah terjadi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, tidak terkecuali di Sumatera Selatan. Hal ini disebabkan penggunaan bahan bakar (bahan bakar minyak) meningkat dan jumlah volume kendaraan, sebaliknya ketersediaan bahan bakar minyak sudah berkurang sedangkan proses pembentukan membutuhkan waktu jutaan tahun lamanya. Akibatnya, kita dapat melihat sendiri, banyak dapat terjadi pembelian bahan bakar minyak yang bisa mencapai mil panjangnya. Ini adalah masalah bagi kita, terutama golongan menengah kebawah.

Hadirin sekalian.
Upaya yang bisa kita lakukan untuk mengatasi penggunaan bahan bakar ini, antara lain dengan penghematan penggunaan bahan bakar minyak dan bioalternatif.
Pertama, penghematan penggunaan bahan bakar minyak.
Menghemat bahan bakar dapat dilakukan dengan membatasi penggunaan bahan bakar minyak. Tapi, bisa kita menjamin pengehmatan ini dapat berjalan dengan baik? Saya pikir, tidak.
Selanjutnya, Bioalternatif.
Apa itu bioalternatif?
Bioalternatif adalah penggunaan sumber daya alam nabati dan hewani, yang memiliki nilai ekonomi rendah dan tersedia terus menerus. Bioalternatif terdiri dari biodesel, bioetanol, dan biogas.

Yang terhormat, para Juri.
Dan Teman-teman semua yang saya hormati.

Biodesel adalah bioalternatif yang berbahan baku minyak sayur. Misalnya dari minyak kelapa (minyak sawit mentah) melalui proses esterifikasi (reaksi antara asam karboksilat dengan alcohol dibantu katalis), yang menghasilkan metil ester yang dapat digunakan sebagai bioalternatif bahan bakar pengganti solar dan minyak tanah.
Berikutnya, bioetanol adalah bioalternatif yang terbuat dari sayuran mentah. Seperti singkong melalui proses fermentasi yang menghasilkan bioalternatif pengganti bensin.
Terakhir, Biogas adalah bioalternatif yang terbuat dari bahan baku hewan. Misalnya dalam pemanfaatan kotoran hewan melalui proses fermentasi dengan bantuan mikroorganisme (EM4) yang menghasilkan bioalternatif pengganti gas.
Sumatera Selatan kaya dengan sumber daya ini. Hal ini dapat dilihat dari data Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Rawas tahun 2006, dengan total luas 292.862,45 hektar perkebunan kelapa sawit dengan produksi mencapai 1.412.332,7 ton per tahun, sedangkan areal perkebunan singkong dari 464 hektar dengan produksi mencapai 4,561 ton per tahun dan pemanfaatan limbah kotoran hewan yang masih belum umum digunakan. Jadi ini bukan hal yang mustahil, jika ini dapat kita kembangkan. Jadi bioalternatif adalah salah satu solusi terbaik untuk mengatasi krisis energi.

Hadirin sekalian.
Berdasarkan fakta di atas yang telah saya sebutkan, dapat disimpulkan bahwa Bioalternatif merupakan solusi efektif dan efisien yang dapat diterapkan oleh pemerintah untuk mengatasi kekurangan energi, terutama bahan bakar minyak.

Yang terhormat, para Juri.
Dan Teman-teman semua yang saya hormati.
Saya pikir cukup pidato saya, terima kasih banyak atas perhatian Anda. Maafkan saya jika ada beberapa kesalahan dalam pidato saya.

Wassalmualaikum Wr. Wb.

Selamat Pagi/Selamat Siang.

Leave a Reply