Pidato Aku Telah Lupa

Aku Telah Lupa

Astagfirullah..

aku telah salah menilai hidup dengan gundah resah

Astagfirullah..

Aku telah lupa menyembah karena terlalu sering mengikuti iblis yang muntah

Astagfirullah..

nadiku penuh darah sedangkan aku lupa untuk bersyukur akan sebuah fitrah

wahai engkau pincipta segala..

Ampuni hamba yang selalu lupa akan segala kewajibanku terhadap-Mu  ya Rabb..

Aku tak lupa,

Hanya saja aku lelah..

Bukannya aku tak bersyukur,Yaa Allah.. Tuhan semesta alam..

Ampunilah aku jika aku tak mensyukuri nikmat-Mu menjadi kaum Hawa..

Ampuni aku yang selalu mebohongi perasaanku sendiri..

Ampuni aku yang tidak bisa berkata jujur..

Ampuni aku jika aku menyakiti hati seseorang..

Kabulkanlah doaku..

Dekatkan aku dengan ilmu-Mu.

Dekatkan aku dengan seseorang yang berilmu..

Dekatkan aku dengan seseorang yang bekerja keras..

Dekatkan aku dengan seseorang yang menjaga shalatnya..

Dekatkan aku dengan seseorang yang pemberani.

Dekatkan aku dengan seseorang yang selalu mengajak dalam kebaikan.

Amiiin..

      .

Para Alim Ulama serta Dewan Guru yang saya hormati

Bapak Kepala desa serta seluruh perangkatnya yang saya hormati.

Para dewan Juri dan semua teman-teman yang senasip dan seperjuangan yang saya cinta sayangi.

Puji syukur Alhamdulillah, marilah kita haturkan kehadirat Allah Subhanahu wataala, dimana pada kesempatan ini kita dapat berkumpul di tempat yang sangat mubarokah ini dalam rangka menjelang haflatul imtihan yang di kemas dengan beberapa acara di antaranya lomba pidato seperti sekarang ini.

Sholawat serta salam mudah-mudahan tetap tercurah limpahkan keharibaan baginda  agung Muhammad SAW. Karena dengan perjuangan beliaulah kita dapat terangkis dari alam kegelapan menuju alam yang terang benderang.

Dewan juri yang terhormat  !

Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang   SHOLAT .                        

Sholat  itu di terangkan dalam hadits Nabi:

Sholat itu tiang agama .    

Jadi barang siapa yang sengaja tidak mengerjakan sholat berarti dia telah merobohkan agamanya.

Pak..! Buk! Jaman sekarang kebanyakan orang hanya ngaku-ngaku saja. Kalau ditanya  pak.. Bapak agama islam apa bukan.. pasti jawabnya islam. Ini mayoritas di Indonesia pak.. namun ketika ditanya lagi, Bapak sholat apa engga pak! Baru dia bingung karena dia memang enggak sholat. Jadi orang yang demikian adalah  islamnya islam ngaku, islamnya islam KT..P !

Teman-temanku sekalian 

Mari kita tingkatkan sholat kita. Mari kita tingkatkan Ibadah kita agar kelak di kemudian hari kita jadi anak yang shaleh dan sholehah, menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan menjadi hamba Allah yang sebenar-benarnya. 

Amin  Allahumma  Amin..

Mungkin inilah yang dapat kami sampaikan, kurang dan lebihnya kami mohon maaf.

Ushikum bi nafsi bi taqwallah 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillahirabbil alamin

Washolatu wasalamu ala asyrafil anbiya wal mursalin

Amma badu

Alhamdulillah, marilah di hari yang cerah ini kita tetap bersyukur kepada Allah SWt, karena kita bisa berjumpa dan bertemu dalam acara yang mubarak ini. Sholawat dan salam teriring doa, marilah kita panjatkan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membawa agama Islam dari jaman jahiliyah sampai dengan jaman sekarang ini.

Hadirin yang berbahagia,

Dalam pidato agama Islam kali ini saya akan mengambil tema etika terhadap diri Sendiri. Orang muslim sangat menyakini bahwa kebahagian hidup di dunia dan di akherat sangat ditentukan pada sejauh mana pembinaan terhadap dirinya. Perbaikan diri dan penyucian dirinya.

Namun, tidak semua orang muslim mampu melaksanaan dan menjaga diri dari perbuatan-perbuatan yang tercela. Karenanya, orang muslim tidak henti-hentinya membina diri sendiri dan menyucikannya, diri sendirilah yang layak menyucikannya, Diri kita melawan siang dan malam, mengevaluaisnya setiap saat, membawanya kepada perbuatan yang baik. Untuk itu, marilah kita memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan, memperbaiki diri, dan membinanya dengan jalan: taubat,

Taubat

Hadirin yang berbahagia,

Taubat merupakan melepaskan diri dari semua dosa-dosa masa lalu dan bertekad untuk tidak kembali mengulanginya lagi. Hal ini sesuai dengan Firman Allah SWT dalam Surat An Nur ayat 31:

Dan bertaubatlah kalian kepada Allah, hai orang-orang yangberiman supaya kalian beruntung

Bila kita sudah bertaubat, maka kita tidak akan mengulanginya lagi dengan kesalahan dan dosa yang sama.

Muhasabah

Hadirin yang berbahagia,

Orang muslim selalu bekerja siang dan malam untuk kebahagiannya di akherat, kemuliyaan dari Allah SWt. Karena di dunialah tempat beramal. Namun, dalam beribadah adakalanya kita perlu melihat hal-hal yang wajib dan yang sunnah. Hal yang wajib merupakan modal dalam bisnis, sementara sunnahnya adalah keuntungan dari perniagaan bisnis.

Di akhir hari, kita berduaan dengan diri kita untuk mengadakan muhasabah (evaluasi) terhadap dirinya atas amal perbuatannya sepanjang siang harinya. Jika kita melihat ibadah kita ada yang kurang, maka kita akan menambahinya. Dan apabila ibadah ibadah kita sudah baik, maka kita akan mempertahankannya (istiqamah. Inilah yang disebut dengan muhasabah terhadap diri sendiri

Hadirin yang dimulyakan Allah,

Dmikianlah pidato agama Islam saya, dan tampaknya dua hal di atas, taubat dan muhasabah bisa mnejadi jalan bagi kita untuk tetap istiqamah beribadah kepada Allah SWt, sehingga kita menjadi orang yang benar-benar beriman.

Wallahul muwafiq ilaa aqwamith thoriq.

Wa billahi taufiq wal hidayah, war ridlo wal inayah. Mohon maaf atas segala kesalahan

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Jujur dan takbur amalam diri

iklas dan angkuh mainan hati

akhlak pembentuk sikap dan peribadi

bertunjang antara keji dan puji.

Lagak sombong orang takbur

ego bertingkah imannya lebur

indah bahasa orang yang jujur

berbudi mulia sentiasa dihulur.

Apa megahnya pada lagak

ego tinggi sombong dan bongkak

amat indahnya budi dan akhlak

Allah muliakan di akhirat kelak.

Mulia sungguh orang tawadduk

merendah hati sentiasa menunduk

orang yang zalim bersikap buruk

bagaikan seladang ingin menanduk.

Akhlak yang baik disenangi orang

tidak membuat perkara terlarang

hidup tenteram hati pun senang

budi bahasa sentiasa dikenang.

Hidup di dunia tidaklah kekal

amal makruf nahi mungkar

amalan soleh menjadi bekal

akibat buruk pastikan sesal..

Duhai insan insaflah diri

setiap di dunia tiada abadi

berhati-hatilah mengemudi diri

amalan dihitung kemudian hari.

AKHLAK

Banyak makhluk menerpa nikmat

Namun tidak tahu bersyukur nikmat

Ada yang menuai hasil manis

Tapi lidahnya pedis berbau amis

Dalam manusia ada akal

Ia manusiawi, jikalau berbekal

Ia bejat, jikalau tidak dicekal

Manusia adalah mulia

Mulia adalah saat belia

Sayang mulia dewasa terkadang gila

Karena sadar masih berlatih

Karya : Sang Penyair patah, 2009