Pidato Dannidawd : TEMA PENDIDIKAN

TEMA PIDATO: PENDIDIKAN

PIDATO DALAM RANGKA SOSIALISASI

PEMILIHAN UMUM 2014

(Disampaikan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah kota Salatiga)

NASKAH PIDATO

Disampaikan dalam Ujian Praktik Berbahasa Indonesia

Kelas XII-IPA 1 Semester Genap Tahun Ajaran 2013/2014

Disusun oleh:

Danni Wahyudi Manta ( XII IPA 1 / 10 )

SEKOLAH MENENGAH ATAS ( SMA ) NEGERI 1 SALATIGA

Januari 2014

PIDATO DALAM RANGKA SOSIALISASI PEMILIHAN UMUM 2014

Salam sejahtera bagi kita semua.

Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, oleh karena kasih dan AnugerahNya kita bisa hadir di acara ini dengan sehat dan dengan hati yang sukacita tentunya.

Yang terhormat kepala Sekolah SMA Negeri 1 Salatiga, yang saya hormati Bapak/Ibu guru serta karyawan, dan kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Salatiga yang saya banggakan. Perkenankan saya menyampaikan pidato dalam rangka Sosialisasi Pemilihan Umum 2014 yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah kota Salatiga.

Pada tahun yang baru ini, kita patut bersyukur kepada Tuhan karena kasihNya yang terus menyertai kita semua maupun bangsa Indonesia. Di tahun 2014 ini banyak sekali harapan-harapan yang dipanjatkan kepada Tuhan. Kesuksesan maupun kebahagiaan turut menjadi harapan bagi semua lapisan masyrakat. Namun di tahun ini pula, semakin banyak tantangan hingga masa kesukaran kian menghadang pada kehidupan kita. Oleh karena itu kita harus selalu waspada untuk siap berjuang, melawan tantangan itu.

Dalam tahun ini, bangsa kita juga sedang berjuang untuk menentukan nasibnya. Melalui pemilihan umum di bulan April nanti, kita akan mengetahui siapa yang akan memegang tali kehidupan bangsa kita. Semua partai sedang memutar otak untuk menentukan jagoannya, dan bertarung di pemilu nanti.

Anak-anakku yang saya banggakan, saya ingin menyampaikan bahwa Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang benar. Bangsa kita sudah haus akan kebenaran. Oleh karena itu, inilah saatnya kalian semua saya ingatkan dan himbau untuk memilih pemimpin yang benar. Lalu bagaimana kalian sebagai pemilih pemula dapat menentukan pemimpin yang benar? Saya percaya bahwa diantara calon-calon pemimpin yang ada saat ini, terdapat pemimpin yang benar. Pemimpin yang benar adalah pemimpin yang mampu membawa bangsa kita menuju cita-cita yang sudah diutarakan oleh para pendahulu kita. Memiliki hati yang jujur, bijaksana, dan bertanggung jawab. Ia tidak akan pernah tergiur oleh uang hasil korupsi. Ia akan siap mati untuk rakyat. Perjuangannya untuk membela negara kita.

Kita sudah tahu bahwa ada pemimpin yang benar untuk Indonesia. Lalu bagaimana dia dapat terpilih sebagai pemimpin bagi bangsa ini? Kalianlah penentunya. Saya ingin katakan bahwa jangan pernah sekali-kali menerima uang dengan syarat Anda harus memilih calon pemimpin dengan terpaksa. Itu adalah tindakan bodoh yang membawa bangsa kita menuju kehancuran. Kalian memang menikmati uang tersebut, tetapi itu hanyalah sesaat, dan kalian akan melihat dampaknya satu, dua tahun ke depan karena pilihanmu. Pilihan kalian akan membawa dampak yang besar terhadap masa depan bangsa kita. Kalian harus memilih dengan hati yang tulus! Selain itu, Jangan kalian memutuskan untuk menjadi bagian dari Golput. Ketika kalian memutuskan untuk menjadi pihak netral atau tidak memilih siapapun, itu berarti kalian telah memberi keleluasaan yang besar bagi pemimpin-pemimpin korup untuk menggerogoti kekayaan negaramu. Kita tidak bisa terhindar dari kejahatan. Pemimpin-pemimpin yang korup akan terus bersembunyi, memasang topeng agar dikenal masyarakat sebagai pilihan yang baik bagi mereka. Namun setelah para pemimpin itu berjaya, mereka akan melakukan sesuka mereka dan tidak lagi memperdulikan bangsa, termasuk kita semua yang berada di sini.

Oleh karena itu saya himbau kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Salatiga untuk memilih calon pemimpin yang benar pada Pemilu 2014 nanti. Jangan pernah tergoda oleh siapapun. Pilihan kalian menjadi hak yang kami lindungi secara hukum. Jangan sampai semboyan Anda golput, koruptor senyum kembali hadir di tengah-tengah kita. Mari sebelum kita memilih, kita pastikan terlebih dahulu siapa dia, dan apa latar belakang dia menjadi seorang pemimpin bagi kita semua.

Semoga hal-hal yang saya sampaikan dapat menjadi evaluasi bagi anak-anakku sekalian, agar bisa mempertimbangkan kembali pilihan kalian untuk masa depan bangsa kita. Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam bertutur kata. Semoga apa yang telah saya sampaikan tadi dapat terus tertanam di hati kalian sampai hari pemilu nanti. Sekian dan terima kasih. Salam Indonesia!

Leave a Reply