Pidato(hak Hak Sesama Muslim) Pidato ﺍﻠﺴﻼ

,

Yang Terhormat Bapak Nadzmudin S.Ag selaku guru pembimbing .

Serta teman-teman yang saya sayangi.

Marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah swt yang telah melimpahkan anugerah dan nikmat-Nya kepada kita semua, sehingga kita dapat berkumpul pada kesempatan kali ini. Shalawat serta salam, marilah kita panjatkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad saw yang telah membawa kita dari alam kegelapan menuju alam yang penuh cahaya ini. Pada kesempatan kali ini , saya akan menyampaikan pidato yang bertema Hak-hak Sesama Muslim.

Teman-temanku yang berbahagia!

Sebagaimana dijelaskan di dalam hadi Nabi Muhammad saw dan perkataan para sahabat (atsar) , bahwa hak-hak sesama hamba Allah swt itu di antaranya adalah mengucapkan salam bila bertemu; perkenankan undangannya bila ia mengundangmu; doakanlah dengan mengucapkan yarhamukallah apabila ia bersin; jenguklah bila ia sakit; saksikanlah jenazahnya bila ia meninggal dunia; cintailah ia sebagaimana kamu mencintai dirimu sendiri.

Anas ra bersabda: Diantara hak-hak orang islam terhadap kamu ada empat yaitu: Hendaklah kamu membantu mereka yang berbuat baik; hendaklah kamu memohonkan ampun mereka yang berbuat dosa; hendaklah kamu memanggil mereka bila berpaling dari-Nya; hendaklah kamu mencintai mereka yang bertaubat.

Teman-temanku yang berbahagia!

Selain itu ada hak-hak sesama muslim diantaranya, ialah :

Pertama : Sebaiknya kita tidak menyakiti orang-orang islam baik dengan perkataan maupun perbuatan . Nabi Muhammad saw bersabda :

Orang muslim ,ialah orang yang dapat membuat kaum muslim merasa aman dari lidah dan tangannya.

Lalu Nabi Muhammad saw bersabda :Tahukah kamu siapa orang islam itu? Mereka menjawab: Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui. Beliau bersabda : Orang islam itu adalah orang yang dapat membuat orang-orang Islam merasa selamat dari gangguan lidah dan tangannya. Mereka bertanya : Lalu siapakah orang yang beriman? Beliau bersabda : Yaitu, orang yang dapat membuat aman orang-orang mukmin baik jiwa maupun harta. Nah, oleh karena itu tidak halal bagi orang islam, mengisyaratkan pandangan yang menyakitkan bagi saudaranya sesama muslim.

Kedua : Sebaiknya kita tidak mendiamkan orang yang kita kenal melebihi tiga hari, sekalipun kita membencinya. Abu Ayub Al Anshari berkata, sesungguhnya Rasulullah saw bersabda :

Tidak halal bagi sesama muslim , memutus hubungan dan tidak menegur sapa saudaranya lebih dari tiga hari.

Ketiga : Tidak mengintai atau berusaha mendengarkan pembicaraan (rahasia) orang lain, dan tidak pula menyebar luaskan apa yang didengarnya dari sebagian kepada sebagian yang lain. Nabi Muhammad saw bersabda : Tidak akan masuk surga tukang adu domba dan pemfitnah.

Keempat : Sebaiknya kita bersikap tawadhu dan tidak sombong terhadap setiap orang. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. Nabi Muhammad saw bersabda : Sesungguhnya allah memberikan wahyu kepadaku : Hendaklah kamu bersikap tawadhu , sehingga seseorang tidak merasa sombong atas orang lain. Kemudian bila seseorang bersikap sombong kepada yang lain hendaklah ia bersabar.

Kelima : Hendaklah seseorang mencintai orang yang beriman, sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. Numan bin Basyir berkata, sesungguhnya Rasulullah bersabda :

,

Perumpamaan orang yang beriman, di dalam saling mengasihi dan menyayangi di antara mereka, bagaikan suatu tubuh. Ketika salah satu anggota tubuh ada yang sakit, anggota-anggota tubuh yang lainnya menjadi terdorong ikut merasakan sakit dan terjaga.

Demikian pidato yang dapat saya sampaikan,semoga dapat bermanfaat. Mohon maaf apabila ada salah kata.

Sindy Fatika Aulia XI. IPA 2

,

Yang Terhormat Ibu Nuricha selaku guru pembimbing .

Serta teman-teman yang saya sayangi.

Marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah swt yang telah melimpahkan anugerah dan nikmat-Nya kepada kita semua, sehingga kita dapat berkumpul pada kesempatan kali ini. Shalawat serta salam, marilah kita panjatkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad saw yang telah membawa kita dari alam kegelapan menuju alam yang penuh cahaya ini. Pada kesempatan kali ini , saya akan menyampaikan pidato yang bertema Mencari Ilmu.

Ketahuilah teman-teman, bahwa mencari ilmu itu hukumnya wajib bagi kaum muslimin dan muslimat. Sebagaimana hadis Rasulullah saw :

Mencari ilmu itu wajib bagi muslim laki-laki maupun perempuan.

Kenapa Rasulullah saw. Mewajibkan umatnya untuk berilmu? Karena dengan ilmu kita akan menjadi makhluk terbaik diantara makhluk Allah.Jika kita tidak berilmu, kita akan bodoh dan tidak tahu apa-apa, kita akan menjadi makhluk yang paling rendah.

Teman-temanku !

Nabi Muhammad saw bersabda:

Barang siapa yang menghendaki dunia maka hendaklah ia berilmu, dan barang siapa yang menghendaki akhirat hendaklah ia berilmu, dan barang siapa yang menghendaki keduanya maka hendaklah ia berilmu.

Dari keterangan hadis ini dapat disimpulkan bahwa betapa pentingnya ilmu bagi kehidupan manusia. Karena ilmulah manusia akan tinggi derajatnya di sisis Allah , dan Allah akan mengangkat derajat orang yang berilmu ke beberapa tingkat (Al-Mujadalah ayat 11). Karena ilmulah yang membedakan manusia dengan hewan. Sebagai manusia kita memiliki akal dan intelegensi . Dengan akal inilah kita dapat mencari ilmu pengetahuan, yang mana akan menjadikan kita berbeda dengan bintang-bintang . Makhluk-makhluk lain seperti fauna dan flora tidak mampu mencari ilmu, karena mereka tidak berakal.

Dapat kita bayangkan , jikalau kita tidak berilmu dan berakal , maka kita kan sama derajatnya dengan bintang, atau mungkin lebih hina. Menuntut ilmu itu tidak ada batasnya. Nabi Muhammad saw bersabda :

Carilah Ilmu dari buaian hingga tiang lahat.

Demikian pidato yang dapat saya sampaikan,semoga dapat bermanfaat. Mohon maaf apabila ada salah kata.

Nilai

Paraf Guru

Paraf Ortu

Nama : Aris Ariyanto

Kelas : X.1