Pidato Purna Tugas Selamat Pagi Dan Salam Sejahtera

Assalamualaikum Wr. Wb.

Selamat Pagi dan Salam Sejahtera

Pertama-tama marilah kita bersama-sama mengucapkan puji dan syukur -kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, Alhamdullillah berkat rahmat dan karunia-Nya, kita masih diberikan kesehatan dan kekuatan, sehingga dapat hadir di tempat ini dalam acara silaturahmi serta melepas Bapak-bapak kita, yang telah memasuki masa purna Tugas atau pensiun, yang saat ini telah hadir bersama-sama dengan kita.

Saudara pensiunan, hadirin yang Saya hormati, Pada kesempatan yang baik ini, saya atas nama keluarga dan Pemerintah kota Tarakan, mengucapkan selamat memasuki masa Purna Tugas atau masa pensiun kepada Bapak-bapak yang saat ini telah menjalani masa pensiunnya. Semoga masa pensiun ini dapat dinikmati dengan penuh rasa kebahagian dan suka cita.

Selanjutnya saya juga mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya dan terimakasih yang sebanyak-banyaknya, atas pengabdian dan loyalitas yang telah saudara – saudara berikan selama ini, terutama selama menjalankan tugas-tugas kepemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan di lingkungan Birokrasi Pemerintah kota Tarakan.

Namun yang pasti segala apa-apa yang, telah saudara sumbangkan, baik berupa tenaga, pikiran, ide, sampai-sampai kadangkala meninggalkan keluarga, demi pelaksanaan tugas yang diembankan, tentu Allah SWT akan memberikan pahala yang setimpal, atas amal bhakti yang Bapak-bapak berikan tersebut. Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat yang selama ini dijalankan oleh Bapak-bapak, tentu tidak akan berakhir, setelah masa pensiun ini tiba sebagai pegawai negeri saja.

Tentu telah terpatri atau tertanam dalam jiwanya nilai-nilai pengabdian kepada negara, bangsa dan masyarakat. Karena pada prinsipnya pengabdian kepada negara, bangsa, dan masyarakat tersebut, tidak hanya sewaktu kita menjadi pegawai negeri sipil (PNS) saja, namun selalu diwujudkan oleh setiap warga negara yang selalu setia kepada bangsa dan negara.

Saudara – saudara pensiunan, hadirin yang berbahagia

Setiap masa yang datang, tentu adapula masa untuk pergi. Namun yang akan menjadi kenangan, adalah nama baik yang diikuti oleh perbuatan baik dan bermanfaat bagi banyak orang, terutama bagi bangsa dan negara. Hal tersebut tentu telah dilakukan oleh saudara yang saat ini sedang menjalani pensiun. Namun diantaranya, mungkin selama ini negara belum begitu banyak memberikan yang lebih kepada saudara – saudara, apakah berupa kesejahteraan, fasilitas atau berupa penghargaan lainnya.

Tapi tentu Kita sepakat, bahwa disatu sisi kita sama-sama mengakui bahwa negara belum mampu sepenuhnya memberikan berbagai kemudahan dan fasilitas yang cukup, atau penghasilan yang besar bagi pegawai negeri sipil (PNS). Kondisi tersebut tentu dapat kita rasakan, bahwa beban yang ditanggung oleh negara saat ini, sangat berat, baik secara ekonomi, mapun dari segi anggaran dan belanja negara.Oleh karena kondisi demikian, maka kita dapat memahami bersama-sama dengan penuh kesadaran, dan memakluminya. Akhirnya sekah lagi saya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyak, kepada saudara – saudara yang akan dan telah menjalani masa Purna Tugas atau pensiun ini. Sebelum mengakhiri sambutan ini izinkanlah Saya akan menyampaikan dua bait pantun :

Memetik cempedak dibuat makanan, makanan dihidangkan untuk menjadi santapan Selamat pergi kepada Bapak-bapak pensiunan. Semoga Jasa dan budi baik menjadi kenangan. Pergi merantau tuntut ilmu dan pengetahuan. Dapatkan limu bermanfaat untuk semua orang. Selamat kepada Bapak-bapak pensiunan Semoga di Hari Tua Penuh Bahagia dan Senang.

Demikian beberapa hal perlu saya sampaikan pada kesempatan baik dan berbahagia ini, untuk menjadi perhatan kita bersama, terutama tentunya kepada saudara – saudara para pensiunan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah-nya kepada kita semua.

Terima kasih