PIDATO Semangat Wirausaha Pada Generasi Muda

Semangat Wirausaha pada Generasi Muda

Assalamualaikum wr. wb.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kita kesempatan di hari berbahagia agar berkumpul di sini. Terimakasih karena saya telah diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman mengenai semangat wirausaha.

Yang terhormat Bapak Suprayitno, dan rekan-rekan sekalian yang saya hormati

Seperti yang kita ketahui bahwa di dunia ini tidak seorang pun yang ingin menjadi miskin. Namun apa yang terjadi bila semua orang menjadi kaya? Di sinilah kecerdikan kita dibutuhkan mengingat persaingan di era yang akan datang semakin ketat. Terlebih lagi di era globalisasi ini, di mana kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat, perlulah kita mempersiapkan diri dalam menghadapi persaingan di masa depan tersebut. Ada beberapa hal yang harus kita tanamkan dan kita kembangkan untuk kemudian hari.

Pertama, kita harus berani untuk bermimpi. Mimpi membuat seorang manusia menjadi hidup. Inilah semangat yang diusung pemilik Honda sehingga ia menjadikan The Power of Dream sebagai jargon perusahaannya. Seseorang harus membayangkan terlebih dahulu apa yang akan dia kerjakan untuk merealisasikan angannya kemudian. Namun, apa jadinya bila seorang tidak punya mimpi? Akan sangat konyol jika keseluruhan hidup kita lalui tanpa perencanaan yang matang. Betapa inginnya kita mempunyai mobil mewah dan rumah yang besar bukan? Tentu ada cara agar kita mendapatkannya. Memiliki mobil, rumah, harta, atau hidup yang nyaman kah? Ingin menjadi seorang duta besar, dokter, novelis, psikiater, atau seorang direktur kah? Silakan dan selamat memilih ! Jangan pernah takut bila mimpi belum tercapai. Jika di benak kita hanya ada kata takut maka kita akan gagal. Namun, bila kita bertekad agar sesuatu menjadi kenyataan maka otak akan menggerakan seluruh anggota tubuh, bahkan alam semesta untuk mengusahakan apa yang kita inginkan. Mengutip slogan yang sering digunakan oleh legenda komedi Indonesia, Warkop DKI, bermimpilah sebelum bermimpi itu dilarang !

Rekan sejawat yang saya sayangi,

Kedua, di samping kita bebas bermimpi, juga diperlukan disiplin yang tinggi serta fokus pada mimpi kita tersebut. Tidak jarang orang terlalu banyak bermimpi tetapi lupa untuk menyiasatinya. Akan sangat menyenangkan jika dari hobi dan bakat kita bisa menghasilkan sesuatu. Di sini, sama sekali tidak berlaku kata gengsi dan aji mumpung. Perlu keberanian untuk tidak mengikuti mainstream. Kita harus siap untuk keluar dari kotak. Kita harus cermat pada fokus tujuan kita dan memanfaatkan peluang apapun. Setelah mengetahui potensi diri dan fokus, kita harus berusaha mencapai tujuan dengan konsisten dan disiplin. Konsisten yang saya maksud adalah menyelesaikan segala sesuatu yang telah kita mulai dengan penuh komitmen. Kita sebagai rakyat Indonesia kaya akan waktu tapi miskin akan kedisiplinan sehingga membuat bangsa ini masih tertinggal dari bangsa yang lain. Kita harus membiasakan diri untuk disiplin. Datang dan menyelesaikan tugas tepat waktu, belajar, mengatur waktu, dan istirahat yang cukup akan membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan taktis.

Ketiga, hal ini adalah yang paling dibutuhkan dalam masyarakat yaitu kreativitas dan inovasi. Zaman semakin canggih tetapi sumber daya alam semakin sedikit karena manusia telah mengeksploitasi segalanya. Di tangan seorang yang biasa suatu barang hanya tingal nama, tetapi di jemari seorang yang kreatif sesuatu yang biasa itu menjadi luar biasa bahkan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan orang banyak. Di sinilah kita harus memiliki keterampilan yang dan imajinasi yang tinggi untuk memproduksi barang atau jasa. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru. Di saat orang sibuk mencari lowongan, kita sudah bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang baru. Jika hal ini terus kita kembangkan, terutama pada generasi muda maka tidak akan ada lagi ketergantungan dengan importir asing. Produk Indonesia yang mampu bersaing dengan produk asing mampu membuat Indonesia menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

Dan yang keempat adalah gigih atau pantang menyerah dalam usaha mencapai mimpi kita. Tidak selamanya jalan hidup itu terasa mulus dan tidak selamanya rasa mangga itu manis. Jadi, suka dan duka dalam kehidupan harus kita jalani dengan penuh kesabaran dan kegigihan, serta semangat pantang menyerah. Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda, kegagalan adalah proses menuju keberhasilan dan bukan akhir dari segalanya. Maka, saya ingin menyampaikan bahwa kita sebagai generasi muda ini, harus memiliki kegigihan dan semangat tekad membara demi mewujudkan negeri Indonesia yang sejahtera, makmur, dan lebih maju.

Rekan sepelajar yang berbahagia,

Dari apa yang saya sampaikan tadi, terlebih dulu kita sadari bahwa ke depan persaingan akan semakin ketat dan sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Tetapi, itu juga tergantung dari bagaimana kita menyikapinya. Tentu tidak akan sukses apabila kita hanya menopang dagu di atas tangan kita, sedangkan tangan kita belum menopang beban di hidup kita. Maka dari itu, kita harus memiliki semangat wirausaha seperti berani bermimpi, fokus pada tujuan, disiplin, memilki jiwa kreatif, dan gigih dalam menghadapi tantangan ini. Dan sebelum mencapai cita-cita, tercapai dahulu mendapat nilai ujian yang bagus dengan belajar dengan giat, disiplin, dan gigih. Saya harap, teman-teman dapat mengambil pelajaran dari apa yang saya telah sampaikan tadi. Dan Merah Putih akan terus berkibar untuk selamanya! Akhir kata saya ucapkan terimakasih atas perhatian dari bapak Suprayitno serta kawan- kawan semua, dan mohon maaf apabila ada salah ucap atau perbuatan.

Wassalamualaikum wr. wb.

Penulis Naskah Pidato Andhika Arafah

4

Leave a Reply