PIDATO : Naskah Drama Bawang Merah & Bawang Putih

Naskah Drama Bawang Merah & Bawang Putih

IILuki Hardian Contoh Drama,Dialog Drama,Naskah Drama,Skenario Drama,Skrip Drama,Teks Drama
Naskah drama Bawang Merah & Bawang Putih IIini merupakan lanjutan dari contoh teks drama
sebelumnya, yaitu naskah drama Bawang Merah & Bawang Putih I. Anda dapat membaca drama
part I sebelum melanjutkan membaca bagian ini.

Ibu:
Bawang Putih, nanti kamu harus bangun sebelum adzan Subuh. amu harus persiapkan air mandi dan
sarapan untuk ibu dan Bawang !erah. “erus kamu harus memberi makan pada ternak, lalu menyiram
di kebun, dan mencuci baju ke sungai. Sesudah itu, kamu lekas menyetrika baju, dan membersihkan
rumah, paham#

Bawang Putih:
$a, Putih mengerti, ibu.

!eskipun diperlakukan seperti seorang pembantu, namun Bawang Putih selalu mengerjakan perintah
Ibu Bawang !erah dengan hati yang riang. %ia berharap suatu saat ibu tirinya itu bisa mencintainya
seperti anak kandungnya sendiri.

Pada pagi itu, seperti biasa Bawang Putih membawa timba berisi pakaian yang akan dicucinya di
sungai. Sambil bernyanyi kecil Putih menyusuri jalan setapak dipinggir hutan kecil yang biasa
dilaluinya.

Bawang Putih:

Pada hari itu cuaca sangat cerah. Bawang Putih segera mencuci semua pakaian kotor milik ibu dan
kakak tirinya yang dibawanya. !erasa terlalu keasyikan, Bawang Putih tidak menyadari bahwa salah
satu baju ibu tirinya hanyut terbawa arus. &ebih parahnya lagi baju yang hanyut itu merupakan baju
kesayangan ibu tirinya. Saat menyadari hal itu, Bawang Putih mencoba menyusuri sungai untuk
menemukan baju itu.

Bawang Putih:
Aku harus menemukan baju ibu, karena itu adalah baju kesayangannya. ‘ika tidak, ibu pasti akan
sangat marah sama aku.

Setelah berusaha mencarinya dengan menyusuri sungai, Bawang Putih akhirnya tidak berhasil
menemukan baju kesayangan ibu tirinya itu. %engan wajah putus asa dia kembali kerumah dan
menceritakan kejadian itu kepada ibunya.

Bawang Putih:
Bu, Putih mau minta maa( sama ibu. !aa(kan Putih bu, baju ibu hanyut terbawa arus.

Ibu:”erbawa arus# %asar kamu ceroboh) Aku tidak mau tahu, pokoknya kamu harus mencari baju itu
sampai ketemu ) Ingat, kamu tidak boleh pulang ke rumah jika belum menemukan baju itu, paham#

%engan segala keterpaksaan, Bawang Putih terpaksa harus menuruti keinginan ibu tirinya. %ia kembali
menyusuri sungai tempat dimana dia tadi mencuci. Setelah sekian lama mencari, Bawang Putih tak
juga menemukan baju itu. Bawang Putih terus berusaha mempertajam pandangannya dan lebih teliti
lagi untuk menemukan baju itu.

Bawang Putih bertemu dengan seorang wanita paruh baya dan menanyakan sesuatu kepada orang
tersebut.

Bawang Putih:
Bi.. bi.. bi.. )

Bibi:
$a, ada apa nak#

Bawang Putih:
!au nanya bi, apakah bibi melihat baju merah hanyut terseret arus lewat sini# Saya harus menemukan
baju itu bi, dan harus segera membawanya pulang.

Bibi:
“adi sih saya lihat nak, kalu kamu mengejarnya kamu harus cepat*cepat) mungkin kamu bisa
menemukan baju itu.
Bawang Putih:
Baiklah bi, terimakasih banyak ya, bi)

Bibi:
Iya, sama*sama.

+ari sudah beranjak gelap, Bawang Putih pun mulai putus asa untuk menemukan baju itu. “idak lama
lagi malam akan tiba. %ari kejauhan ampak cahaya lampu yang berasal dari sebuah gubuk tepi
sungai. Bawang Putih bergegas menghampiri rumah itu lalu mengetuk pintu.

Bawang Putih:
Permisi, pak-bu..)

enek:
amu siapa, nak#

Bawang Putih:
Saya Bawang Putih, nek. “adi saya sedang mencari baju ibu saya yang hilang dibawah arus sungai dan
sekarang kemalaman, apa boleh saya numpang disini malam ini, nek#

enek:
“entu, tadi baju itu tersangkut di depan rumahku. Sayang, padahal aku menyukai baju itu, baiklah aku
akan mengembalikannya sama kamu, tapi kamu harus menemeni nenek disini selama seminggu,
karena sudah lama nenek tidak ngobrol sama siapapun, bagaimana apa kamu setuju#Bawang Putih:
Baiklah nek kalau begitu, saya akan menemani nenek selama satu minggu, asalkan nenek tidak jenuh
sama aku.

Selama satu minggu Bawang Putih pun tinggal bersama nenek itu. Setiap hari Bawang Putih membantu
nenek itu untuk mengerjakan pekerjaan rumah nenek. enek itu pun merasa sangat senang sampai
akhirnya genap sudah satu minggu. enek itu memanggil Bawang Putih

enek:
ak, sudah satu minggu kamu tinggal digubuk nenek dan nenek senang sekali karena kamu anak yang
sangat rajin dan berbakti. arena itu, sesuai janji nenek sebelumnya kamu boleh membawa pulan baju
ibu kamu, dan satu lagi kamu boleh memilih salah satu dari labu kuning ini sebagai hadiah dari nenek.

Bawang Putih:
‘angan nek, nenek tidak usah memberiku hadiah.

enek:
Sudahlah, ambil saja Bawang Putih.

Bawang Putih:
$a sudah, kelau begitu Putih memilih yang kecil, nek.

enek:
enapa kamu memilih yang kecil, nak#

Bawang Putih:
alau yang besar, saya takut tidak kuat membawanya, nek.

enek itu pun tersenyum…

Setelah sampai di rumah, Bawang Putih segera menyerahkan baju merah milik ibu tirinya itu.

Bawang Putih:
Ibu, ini baju ibu sudah aku temukan.

Ibu:
!ana# $a sudah, sana pergi kamu.

Bawang Putih:
$a, bu.

Bawang Putihpun pergi ke dapur untuk membelah labu kuningnya, betapa terkejutnya Bawang Putih
ketika labu yang terbelah itu ternyata berisi emas permata yang sangat banyak sekali.

Bawang Putih:
+aaah… emas. Ibu, aku dapat emas permata.

Bawang !erah dan ibunya pun langsung merebut emas dan Permata tersebut dari Bawang Putih.Bawang !erah:
+e.., kamu dapat emas dan permata ini darimana# kok bisa*bisanya dapat emas permata sebanyak ini#

Ibu:
%apat darimana kamu, Putih#

Bawang Putih:
/mas itu aku dapat dari

Bawang !erah:
%arimana# Ayo ngomong kamu)

Bawang Putih:
Pas aku sedang mencari baju ibu yang hanyut terbawa arus yang kemudian kemalaman terus aku
menginap dirumah seorang nenek yang gubuknya berada pinggir sungai, dan aku disuruh untuk
menemaninya selama satu minggu. Setelah itu, aku diberi hadiah ini yang ternyata berupa emas
permata setekag aku belah.

0sai mendengar cerita Bawang Putih, Bawang !erah pun berencana untuk melakukan hal yang sama,
tapi kali ini Bawang !erah yang berniat melakukannya.

Ibu:
Bawang !erah, kamu harus melakukan apa yang dilakukan oleh anak malang ini.

Bawang !erah:
$a, bu. Bawang !erah akan melakukannya.

Ibu:
$a sudah, kalau begitu besok pagi kamu harus pergi ke sungai, ya#

Bawang !erah:
$a, baik bu.

Pada esok harinya Bawang !erah pun secara sengaja menghanyutkan bajunya ke sungai, setelah itu
dia lantas menuju rumah nenek tersebut.

Bawang !erah:
ek, nek… nenek lihat baju yang hanyut, tidak#

enek: enek tau, tapi kamu harus menemaniku selama seminggu, bagaimana#

Bawang !erah:
$a, baiklah nek.

Selama satu minggu lamanya Bawang !erah selalu bermalas*malasan, jika ada yang dikerjakan pasti
hasilnya tidak sesuai keinginan nenenk itu karena dikerjakan dengan malas*malasan. Akhirnya setelah
satu minggu nenek membolehkan Bawang !erah untuk pulang.

Bawang !erah:Bukannya mestinya nenek memberiku labu sebagai hadiah karena sudah mau menemani nenek selama
satu minggu#

enek:
1h, ya… silahkan kamu memilih salah satu dari labu itu.

Bawang !erah:
Bawang !erah pun mengambil yang besar, dan langsung pergi meninggalkan gubuk nenek itu.

etika sampai di rumah, Bawang !erah segera menemui ibunya dan dengan gembira memperlihatkan
labu yang dibawanya. arena takut Bawang Putih akan minta bagian, mereka menyuruh Bawang Putih
untuk pergi ke sungai yang tidak jauh dari rumahnya.

Ibu:
Bwang Putih, sana kamu pergi ke sungai cuci baju*baju yang kotor.

Bawang Putih:
Iya, bu.

+ingga Bawang Putih pergi, mereka membelah labu tersebut, namun ternyata yang keluar bukan emas
melainkan binatang berbisa, salah satunya adalah ular. Binatang itu pun langsung menyerang Bawang
!erah dan Ibunya sampai meninggal.

Bawang !erah 2 Ibu:
Aaa… tolong…. ))IKHLAS DALAM MENGHADAPI MUSIBAH
Oleh : m.kharis majid / P.A /4

Assalamu alaikum warahmatullahi wa barokatuhu.

Pada kesempatan yang sangat berbahagia ini, saya ingin menyampaikan pidato saya yang berjudul
ikhlas dalam menghadapi musibah.
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering dihadapkan dengan berbagai macam permasalahan hidup,
masalah-masalah tersebut sebenarnya adalah ujian dari Allah SW untuk kita semua, tinggal
bagaimana kita menghadapinya, dengan masalah-masalah tersebut manusia bisa beruntung, lulus dalam
ujian dan ada pula yang terhina dengan permasalahan tersebut karena kurang bisa menghadapi
masalahannya. !endaknya dengan hal-hal tersebut kita bisa menghadapinya dengan ikhlas dan sabar
dalam menghadapi berbagai macam ujian dari Allah SW.

Allah SW ber”irman dalam Surat Al-#ayyinah Ayat $ % $!”#$%&’ ()&! !*#+,-,#) 0!’ ’1#$)2)3#*!&, 5′, 61#7),’) 8! 1!,9!;!<5&' '#=)>#”) 1! 9!-!+5&’ ‘#?)*#@,”)1! !8!C!),?!*%@!&#’ )”#F, !&,1!.
Artinya $ Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-
mata karena ( menjalankan ) agama, dan juga agar melaksanakan sholat dan menunaikan zakat ; dan
yang demikian itulah agama yang lurus (benar).

Ada hikmah yang diambil dari sebuah kisah, pada suatu hari hiduplah sepasang suami istri yang hidup
dalam ekonomi yang kurang membaik, pada suatu saat istrinya sakit keras, tetapi apa daya tangan tak
sampai untuk biasa memberi pengobatan yang baik, suatu saat sang istri menginginkan sabuah apel
dalam proses penyembuhannya, istilahnya Nyidam Apel dalam bahasa ja&anya. Akhirnya hanya
dengan uang pas-pasan untuk membeli sebuah apel tersebut, berangkatlah bapak ini kepasar untuk
mendapatka sebuah apel, dibelinya apel tersebut, akan tetapi dalam perjalanan pulangnya setelah dari
pasar dia mendapati seorang pengemis tua yang meminta-minta dengan mengatakan bah&asanya dia
belum makan selama dua hari, dengan rasa iba dan ikhlas kepada pengemis itu orang tersebut
perpikiran untuk memberikan apel tersebut, akan tetapi setan selalu menggoda manusia dalam
perbuatan baik, setan membisikkan kebenaknya, bah&asanya istrinya juga sangat membutuhkannya
dan dalam keadaannya yang tidak baik. Akan tetapi orang tersebut dalam hati kecilnya ingin
bersoda’ah kepada pengemis tersebut, dengan kecerdasannya orang tersebut membelah apel tersebut
menjadi dua, untuk diberikan kepada pengemis tersebut dan satu lagi untuk istrinya, dengan
bermodalkan keikhlasan dan berta&akal kepada Allah SW.
Akhirnya pulanglah lelaki tersebut dengan perasaan takut akan mengece&akan istrinya, sesampainya
di rumah dijelaskan apa yang terjadi kepada istrinya apa adanya, akan tetapi pasangan suami istri
tersebut memiliki semboyan dalam hidupnya untuk Sabar dan (khlas, akhirnya sang istri pun menerima
apa adanya dengan lapang dada.
)eesokan harinya datanglah seorang yang tidak dikenal dengan memba&akan sekarung apel untuk
mereka. Dan kemudian dengan kekuasaan Allah sang istri tersebut diberikan kesembuhan total setelah peristi&a itu, dan sang suami diberikan ri*ki yang terus berkembang sehingga mereka hidup serba
kecukupan.

Dari cerita diatas kita dapat mengambil hikmahyang sebesar-besarnya, dimana dalam kehidupan kita
di dunia ini adalah sebuah ujian yang hasil akhirnya adalah nanti di akherat, bagaimana kita harus
menghadapi segala ujian tersebut dengan sabar dan ikhlas dengan menyadarkan diri bah&asanya kita
hidup di dunia ini,dan apa yang kita kerjakan di dunia ini adalah hanya untuk Allah semata.
Seperti dalam “irman Allah SW dalam surat Ad*-ariyat ayat $ %+. $,1#$)2)3#*!&, 5′, J!##,’ 1! 5,&#’ )@#-!! ! 1!.
Artinya $ Aku Allah tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-
)u.
adi kita harus sadar bah&asanya kehidupan di dunia ini hanyalah sementara, maka ketika menghadapi
berbagai macam masalah janganlah sekali-kali beranggapan begitu rumitnya dalam kehidupan,
sebenarnya tidak begitu rumit dalam menjalani kehidupan, hanya manusia itu sendiri yang membikin
kehidupan menjadi rumit sehingga tidak sadar bah&asanya segala pekerjaan itu hanya untuk Allah.
#anyak “enomena yang terjadi pada orang-orang yang terlena akan memikirkan suatu pekerjaan dengan
berat, susah, dan rumit sehingga dalam era kita ini, tidak jarang orang yang meninggal karena penyakit
yang timbul dari pikiran yang menumpuk, bahkan ada juga yang sampai bunuh diri karena tidak kuat
menaggung beban masalah didunia ini, karena hanya memikirkan kehidupan dunia&i saja tanpa
memikirkan arti atau makna hidup di dunia ini. Naudzubillahi min dzalik./aka &ajiblah bagi kita
untuk bersyukur atas limpahan tau”ik serta hidayah dari Allah SW sehingga kita diberi kesadaran akan
arti dan makna dari kehidupan. Alhamdulillahi rabbil alamin.

#egitulah apa sebenarnya yang ada bah&a kita sebagai manusia hidup dimuka bumi ini hanya untuk
Allah , illahi !aala, tidak berorientasikan kepada yang lain seperti untuk kenaikan pangkat,
mendapatkan pujian, di segani dan lain sebagainya dalam na”su dunia&i, Naudzubillahi min dzalik.
Dalam hal ini, nilai yang paling penting yang dapat kita ambil adalah kita harus sadar bah&asanya
untuk apa kita hidup di dunia ini, untuk Akhirat kah apa hanya untuk sekedar mendapatkan kenikmatan
dunia&i. Dengan kita sadar bah&asanya untuk apa kita hidup di dunia ini maka kita akan bisa hidup
dengan segala rasa keikhlasan , kesabaran dan ketak&aan kepada Allah SW. Amin, ya robbal “alamin.
Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan yang sangat berbahagia ini, mudah-
mudahan dapat berman”aat bagi kita semua, dan bah&asanya kebaikan yang datang hanyalah dari Allah
SW, sedangkan beberapa kesalahan yang ada, datangnya dari diri saya sendiri.
#sikum $a iyaya na%si bita&$aallah, $allahu mu$a%%i& ila a&$aamit thori&, $a akhiron a&uulu
lakum.
‘assalamu “alaikum $a rahmatullahi $a barokatuhu.PANTUN AGAMA
Bila todak melanda Singapura
Habis dikerat dicincang lumat
Bila khianat pada manusia
Dunia akhirat takkan selamat

Habis dikerat dicincang lumat
Patinya diaduk dijadikan obat
Dunia akhirat takkan selamat
Kecuali minta ampun nasuha tobat

Anak jantan anak temenggung
Pergi memburu sampai ke Gombak
Lalu berhenti mengutip petai
Berani buat, berani tanggung
Kalau takut dilambung ombak
angan berumah ditepi pantai

Surat ditulis dalam gelap
Salah huru! banyak tak kena
agalah diri jangan silap
ika silap dapat bencana

Kemuning daunnya lampai
“ubuh dijirat paduka tuan
Diatas dunia kaul tak sampai
Didalam surga ada penantian

“ubuh dijirat paduka tuan
“idak cacat tidak selia
Didalam surga ada penantian
Hanya untuk yang beramal mulia

Sungguhlah besar taman Seri #ahkota
“empat bermain bidadari Lela $tama
Sungguhlah benar bagi orang yang tak%a
Ada tempat yang aman dan bahagia

Kain basurek kain bertulis
Pakaian raja Bugis & #akassar
Di Luh #ah!u’ sudah tertulis
anji sudah tak dapat ditukar

Anak merak anak merbahBeradu kedua di dalam sarang
Siibu mendodoi
Anak sungai lagikan berubah
(nikan pula hati orang
#engapa dirindui

)ari lebah bersarang besar
angan tersengat racun berbisa
anji Allah adalah benar
angan tertipu kehidupan dunia

Harban De%a anaknya *anggi
#anis rupanya elok bercahaya
ika perempuan taatkan laki
Beroleh surga annatul #ah%a

#enantunya pula Lela Sari
Semua melihat jatuh berahi
Selagi ugama tidak diingkari
Sebarang perintah %ajib dipatuhi

Kelat sekali buah peria
Kelatnya kurang buah dibelah
“aatkan laki beroleh surga
“aat mutlak semata kepada Allah

Leave a Reply