Pidato : OLEH

OLEH:

DIAN A. ASIKIN

DIAN UTAMI

DEWI SISWANTINI

RIZA FATHIYAKegiatan menyampaikan gagasan secara lisan

dengan menggunakan penalaran yang tepat

serta memanfaatkan aspekaspek yang

nonkebahasaan yang dapat mendukubg

efektivitas dan efisiensi pengungkapan

gagasan kepada orang banyak dalam suatu

acara tertentu.Isi sesuai kegiatan

Isi menarik dan bermanfaat

Isi tidak bertentangan dengan SARA

Isi jelas, benar,dan objektif

Bahasanya mudah dimengerti

Disampaikan secara santun,rendah

hati, dan bersahabatMENULIS NASKAH PIDATO

Naskah pidato ditulis jika pidato yang akan

disampaikan telah dipersiapkan sebelumnya.

Penulisan naskah pidato disesuaikan dengan bahasa

lisan yang akan digunakan dalam menyampaikan pidato.

Hakikat menulis naskah pidato yaitu menuangkan

seluruh gagasan ke dalam bentuk tulisan.

Bahasa yang digunakan harus disesuaikan dengan

keadaan, baik dalam kondisi formal maupun informal.

Dalam pidato formal, harus menggunakan bahasa

baku yang sesuai dengan EYD.

Jika pidato yang akan disampaikan tidak terlalu formal,

maka naskah pidato yang dibuat boleh disesuaikan

dengan kalimat lisan yang akan digunakan.Riza Fathiyahmerujuk kepada langkah-langkah dan urutan

untuk memulai, mengembangkan, dan

mengakhiri pidato.secara umum : pembukaan, sajian isi, dan

penutup

Pembukaan biasanya berisi sapaan kepada

pihak-pihak yang diundang atau yang hadir

dalam suatu acaraSajian isi merupakan hasil penjabaran

gagasan pokok yang akan disampaikan dalam

pidato dan dirinci sesuai dengan waktu yang

disediakan.

Penutup pidato berisi penegasan kembali

gagasan pokok yang telah dipaparkan dan

terima kasih kepada semua pihak.Merujuk kepada nilai-nilai kepatutan yang

perlu diperhatikan dan dijunjung ketika

seseorang berpidato.Nilai-nilai yang patut diperhatikan adalah:

1.tidak menyinggung perasaan orang lain;

2.upaya menghargai dan membangun

optimisme pendengarnya;

3.sikap jujur dan terbuka, dan

4.rasa empati dan persahabatan.

Dian Utami

C 111 09 134Menyampaikan pidato berarti

melisankan naskah pidato yang

telah dipersiapkanMetode Langsung

Metode Naskah

Metode Hafalan

Metode VariatifMetode langsung. (impromptu)

berpidato secara langsung dengan

mengandalkan kemampuan, kemahiran

dan wawasan ilmu.

Metode naskah

Berbicara di muka umum dengan bantuan

naskah atau teks tertulis yang telah

dipersiapkan.Metode hafalan

Berpidato dengan menghafal naskah atau teks

yang telah dipersiapkan, khususnya dalam

penggunaan bahasa.

Metode variatif

Dilakukan secara langsung dengan

memperhatikan urut-urutan pembicaraan dan

didukung persiapan naskah atau kerangka

pidato.Teknik

Mempersiapkan

Pidato

Teknik

Melaksanakan

PidatoMenentukan tujuan. Biasanya dinyatakan

dalam tema atau judul pidato.

Memahami pendengar. Apakah hadirinnya

anak-anak atau dewasa, laki-laki atau

perempuan, bagaimana tingkat

pendidikannya, lingkungan

masyarakatnya, jenis forumnya,

bagaimana tanggapannya dan lain

sebagainya.Menyusun pidato dengan baik. Bilamana

perlu dibuatkan naskah dengan didukung

referensi yang sesuai.

Berlatih dengan serius, baik materi, vokal,

bahasa, gaya, intonasi dan lain sebagainya

Mempersiapkan diri, baik fisik maupun

mental, terutama rasa percaya diri.

Menghadiri forum sebelum acara dimulai.Berpenampilan rapi dan sopan disesuaikan

dengan forum.

Menyampaikan pidato dengan tenang,

penuh rasa percaya diri dan menghargai

pendengar.

Menguraikan pidato secara sistimatis.

Bilamana perlu diselingi dengan humor

(bukan lelucon).Menerangkan permasalahan secara jelas,

argumentatif dan dapat didengar maupun

dimengerti para hadirin.

Mengatur dan memperhatikan waktu

bicara.

Bila terjadi kekurangan atau kekhilafan

tidak segan untuk memintamaaf.

Membuka dan mengakhiri pembicaraan

dengan salam.

Leave a Reply