Pidato : Pertama Tama Marilah Kita Ucapkan Puji Syukur

Assalamualaikum wr.wb.

Pertama tama marilah kita ucapkan puji syukur kehadirat Allah s.w.t., yang telah member rahmat dan hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul diruangan yang kita cintai ini. Salawat beriring salam tak lupa pula kita hadiahkan kepada Nabi Muhammad SAW dengan lafaz Allahumma shalli ala Muhammad waala ali Muhammad.

Yang terhormat Ibu Samhati sebagai Guru Bahasa Indonesia,
serta teman-teman semua yang saya sayangi. Pada pagi hari menjelang siang ini saya ingin menyampaikan pidato singkat yang berjudul Dampak Pendidikan Sistem Akselerasi Bagi Siswa di Sekolah.

Hadirin yang berbahagia,

Berbicara tentang pendidikan , merupakan bukan hal yang biasa lagi di telinga semua golongan masyarakat, baik anak kecil maupun manusia lanjut usia. Telah kita ketahui bersama-sama bahwa Pendidikan merupakan kebutuhan mutlak yang harus dipenuhi sepanjang hayat. Tanpa pendidikan sama sekali mustahil suatu kelompok manusia dapat hidup berkembang sejalan dengan aspirasi (cita-cita) untuk maju. Dan begitu juga bagi bangsa Indonesia yang saat ini dalam massa sedang membangun, pendidikan juga kebutuhan mutlak yang harus dikembangkan sejalan dengan tuntunan pembangunan secara tahap demi tahap. Jadi pendidikan hendaknya menjadi prioritas yang utama untuk melihat masa ke depan nantinya.

Wacana pendidikan akselerasi baik di tingkat pendidikan dasar maupun di tingkat menengah pernah menjadi wacana fenomenal dalam dunia pendidikan. Hampir berbagai media massa dari tingkat lokal sampai nasional pernah mempublikasikan tentang wacana tersebut. Sedangkan pendidikan akselerasi itu sendiri merupakan pemberian pelayanan kepada siswa yang memliki bakat istimewa dan kecerdasan luar biasa untuk mengikuti percepatan dalam menempuh pendidikannya. Contohnya seharusnya seorang peserta didik mendapatkan pelajaran di usia yang lebih tua tetapi dengan kecerdasannya ia mampu mengikutinya.

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Perbedaan pendidikan akselerasi dan regular hanya terletak pada penyusunan program pengajaran dengan alokasi waktu yang lebih cepat, dan juga dari pemilihan materi esensial dan materi kurang esensial. Dari strategi pembelajarannya juga berbeda, disini lebih menekankan kemampuan intelektual tinggi dan metode pembelajaran yang sedapat mungkin menghindari hafalan dan memberi tekanan pada inovasi (discovery), dengan harapan tumbuhnya kemandirian siswa dalam belajar.

Hadirin yang berbahagia,

Berbicara tentang dampak tentunya ada yang positif dan negatif. Yang pertama dampak positif bagi peserta didiknya antara lain , dapat menghasilkan calon-calon pemimpin bangsa yang berintegritas tinggi, berotak berlian dan cerdas intelektualnya, adanya sarana khusus bagi anak yang memiliki kecerdasan lebih yang bisa menunjang potensinya. Karena jika anak yang kecerdasan luar biasa disatu kelaskan dengan anak yang kecerdasannya biasa saja, si anak yang kecerdasannya luar biasa tersebut akan cenderung cepa merasa bosan karena harus mengikuti metode pembelajaran yang lama dan aktivitas belajar yang padat pada sistem pendidikan akselerasi dapat memacu siswa sehingga memiliki daya juang yang tinggi.

Selain berdampak posif, ternyata adanya pendidikan sistem akselerasi di sekolah juga berdampak negative, antara lain : dapat menimbulkan kecemburuan karena perlakuan yang diskriminatif, peserta didik tidak memiliki kesempatan untuk belajar dengan dunianya atau dengan lingkungannya tentang, bagaimana menghargai orang lain, berempati terhadap orang lain, mengendalikan nafsu dengan kata lain emosional mereka rendah dan mereka akan merasa terasingkan di lingkungan karena perbedaan usia dengan dunianya sesunguhnya, bagi siswa kurang cerdas akan merasa tersisih dari lingkungan sekolah, yang dapat memicu rendahnya motivasi belajar,karna menurut mereka karakternya telah terbunuh oleh sistem pendidikan yang diciptakan sekolah, Demikian sebaliknya, oesrta didik akselerasi akan berperilaku egois, angkuh, dan cenderung tidak mau mendengar pendapat orang lain. Dengan kata lain untuk beberapa out-put yang dilahirkan oleh institusi pendidikan ini hanyalah generasi-generasi berotak brilian dan cerdas intelektualnya, tetapi miskin kecerdasan hati nurani dan spiritual.

Hadirin yang saya sayangi ,

Pada dampak tadi bukan bermaksud untuk mengatakan bahwa sistem pendidikan ini lebih banyak berdampak negatif dari positifnya, itu semuanya hanya tergantung bagaimana peserta didik itu dapat menyesuaikan kehidupannya dii sekolah maupun di luar sekolah.

Demikianlah pidato saya, apabila terdapat banyak kesalahan mohon dimaafkan. Dan saya berharap semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Wassalamualaikum wr.wb.