Naskah Pidato Singkat Tentang Hari Guru Nasional

NASKAH PIDATO SINGKAT TENTANG HARI GURU NASIONAL

Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua.

Kepada ibu kepala sekolah yang saya hormati, ibu guru yang saya hormati, tak lupa juga kepada teman-teman kelas VI yang saya cintai.

Pertama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kita kepada kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Yang telah memberikan nikmatnya berupa kesehatan sehingga pada kesempatan kali ini kita bisa berkumpul disini dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional.

Bapak/Ibu Guru juga teman-teman yang saya cintai.

Entah kata apa yang harus saya ungkapkan untuk memberikan penghargaan bagi guru-guru saya yang telah membuat diri ini menjadi orang yang seperti ini, perjuangan ibu/bapak guru yang penuh dengan kesederhanaan dan pengorbanan. Perjuangan yang tanpa disadari sesungguhnya memberikan inspirasi bagi kami sebagai anak didiknya. Memberikan contoh teladan sebagai seorang pahlawan bagi bangsa dan negara ini, pahlawan tanpa tanda jasa. Andai saja seluruh anak negeri menyadari ini semua, mencontoh sifat kepahlawanan dari seorang guru maka niscaya dapat dibayangkan betapa indahnya masa depan Indonesia.

Bapak/Ibu Guru juga teman-teman yang saya cintai.

Guru adalah pahlawan yang selalu dinaungi kesabaran dan ketabahan. Sabar dan tabah dalam membina anak didiknya. Guru adalah pahlawan yang selalu dinaungi keikhlasan dan pengorbanan. Sehingga ia pun rela mempertaruhkan hidupnya hingga pelosok negeri. Karena keikhlasannya, hingga tak terpikirkan oleh nya untuk menghitung berapa ilmu yang telah ia bagikan. Guru adalah pahlawan yang tak pernah lepas dari rasa cinta dan kasih sayang. Menyemangati anak didiknya untuk berani mengukir mimpi dalam jejak perjalanannya.

Bapak/Ibu Guru juga teman-teman yang saya cintai.

Berkat pengabdian Bapak dan Ibu guru yang telah dicurahkan kepada kami, kami dapat mencapai hasil yang baik.  Dengan bimbingan Bapak dan Ibu guru seolah-olah kami merasa berada di bawah pengawasan dan asuhan orang tua kandung sendiri.  Hal ini tidak lain karena antara kami dan Bapak, Ibu guru telah menjalin ikatan yang erat.  Saya mewakili dari teman-teman mengucapkan Selamat Hari Guru.

Kami hanya dapat berdoa, semoga Bapak dan Ibu guru yang kami cintai selalu berada dalam lindungan dan rahmat-Nya dan di limpahi Kesehatan, kesejahteraan, kebahagian, dan kesabaran dalam mendidik kami.

Mungkin cukup sekian yang dapat saya sampaikan, semoga lain kali kita bisa berjumpa lagi. Mohon maaf jika ada salah kata atau kata-kata yang kurang berkenan. Saya ucapkan terima kasih dan selamat pagi.