Contoh Pidato Anak Sd Salam Sejahtera Bagi Kita Semua

Assalamualaikum wr.wb

Salam sejahtera bagi kita semua

Dewan juri yang terhormat

Hadirin yang berbahagia

Serta kawan-kawan yang sangat saya sayangi yang menjadi kebanggaan keluarga dan harapan bangsa Indonesia

Sebelum saya menyampaikan pidato yang berjudul Jadilah Pemimpin Bukan Penguasa, dengan penuh hormat saya aturkan puji syukur kehadirat Ilahi Robbi atas segala kenikmatan, berkah, rahmat, taufiq, hidayah serta innayahnya terhadap kita semua, dengan penuh khidmat saya ucapkan alhamdulillahirobbil alamin.

Hari ini merupakan hari yang sangat membanggakan dan menggembirakan hati saya, karena hari ini member kesempatan kepada saya untuk menyampaikan perasaan saya dalam tanda petik uneg-uneg saya yang sudah lama saya pendam dan saat ini adalah kesempatan yang tepat untuk saya sampaikan kepada halayak umum.

Hadirin yang berbahagia, apakah isi hati saya itu? saya sangat prihatin ketika saya menonton TV, banyak terjadi hal yang sangat bertentangan dengan hati nurani saya dengan apa yang selalu diajarkan oleh orangtua saya, oleh guru-guru saya,oleh ustad serta ustadzah saya. Hal-hal itu, hal-hal yang berlawanan dengan nilai-nilai yang ditanamkan kepada saya justru dilakukan oleh para pembesar-pembesar, pimpinan-pimpinan, pejabat tinggi yang seharusnya menjadi panutan saya,menjadi panutan generasi saya. Para petinggi itu saling menuntut, saling menyalahkan, saling menghujat, saling memfitnah dengan kata-kata yang kasar bahkan para pemimpin itu tega-teganya menggulingkan meja,menggulingkan kursi, berteriak-teriak di dalam gedung yang seharusnya menjadi tempat dimana saya mendapatkan pelajaran dan keteladanan, lalu saya bertanya apa yang sebenarnya disebut pemimpin itu?

Hadirin yang berbahagia serta kawan-kawan para calon pemimpin bangsa.

Apa yang saya dapatkan dari para pendidik saya, pemimpin itu adalah figure yang mampu menggerakkan semua kekuatan, semua daya untuk mencapai suatu tujuan yang mulia, kalau tujuan itu tujuan Negara atau tujuan bangsa adalah kehidupan yang tentram,damai, adil,makmur,bahagia, lahir dan batin. Pemimpin itu selalu melindungi,mengayomi, melayani dan mendidik rakyatnya serta bangsanya sedangkan penguasa adalah penggede pejabat yang menggunakan kekuasaannya untuk memerintah dan memaksakan kehendak kepada bawahannya, kepada rakyatnya, kepada bangsanya. Penguasa menggunakan kekuasaannya untuk dirinya sendiri, kelompoknya, golongannya. Menggunakan kekuasaan itu menjadi kesempatan untuk memperkaya diri sendiri, memperkaya golongannya dan selalu menyalahkan pendapat dan apa yang dilakukan diluar kehendaknya,diluar kemauan kelompoknya. Naudhubillahhimindzaliq dan berusala selalu berusaha mempertahankan kekuasaannya itu dengan menghalalkan semua cara. Memang saya tidak menutup mata, masih banyak pemimpin yang diharapkan seperti itu tetapi masih leibh banyak pimpinan,pembesar-pembesar,penggede-penggede berperilaku bertentangan denga itu semua. Kurang lebih pimpinan-pimpinan itulah yang disebut penguasa.

Hadirin yang terhormat. Kawan-kaan generasi harapan bangsa.

Seharusnya pemimpin itu mengasihi,melayani,melindungi,member motivasi,memberikan kesempatan berkembang kepada yang dipimpinnya kepada bangsanya,kepada rakyatnya agar tatanan hidup ayem tentrem mulyo lan tinoto seperti semboyan kota Tulungagung kita yang tercinta ini dapat terlaksana.amin

Kawan-kawan segenerasiku.

Marilah kita mempersiapkan diri sejak sekarang utnuk selalu dapat hidup saling menghargai,saling menolong,saling melindungi,selalu berbuat jujur,menjauhkan diri dari perkelahian,selalu menjaga persatuan,menghindari diri dari perbuatan tercela,menjauhi dan melawan narkoba dan mengutamakan kepentingan bersama, kepentingan bangsa dan Negara agar pada saat nanti tiba kita menjadi pemimpin bangsa menjadi pemimpin sejati bukan penguasa.

Sekian pidato saya, terima kasih atas perhatiannya. Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangannya.

Wabillahitaufik walhidayah. Wassalamualaikum wr.wb